Pengkhotbah 3:13
Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah.
Penampilan, keadaan dan sukses seseorang yang nampaknya baik bukanlah jaminan orang tersebut berbahagia.
Ada banyak orang yang tidak kekurangan dari segi materi, tetapi kesehatan kurang mendukung sehingga tidak diperbolehkan menikmati makanan enak… dia tidak dapat menikmati miliknya. Apapun yang mau dimakan selalu dibatasi. Banyak uang, tetapi habis hanya untuk berobat sepanjang waktu.
Sebaliknya ada orang-orang yang kehidupannya biasa-biasa saja nampaknya, tetapi dia sangat menikmati hidup. Keceriaan dan sukacita selalu mengalir dalam hidupnya.
Mengapa?
Karena untuk dapat menikmati sesuatu adalah berkat dan pemberian Tuhan.
Betapa sering orang berusaha mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya, tetapi tidak dikaruniakan Tuhan hak untuk menikmati, sehinga orang lainlah yang menikmatinya.
Karena itu berbahagialah orang-orang yang meskipun tidak banyak memiliki, tetapi Tuhan memberi kuasa untuk menikmati apa yang ada.
Janganlah karena banyaknya keingnan, akhirnya kita tidak dapat menikmati apa yang sudah Tuhan berikan.
Marilah bersyukur kepada Tuhan atas apa yang ada hari ini yang masih dapat kita nikmati karena inilah rahasia hidup berbahagia dan itu adalah pemberian Allah.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Hannah Nelson




