2 Korintus 1:3-4
Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah.
Semestinyalah kita memuji Tuhan tanpa pernah berhenti dalam hidup kita. Bahkan hingga kekekalan kita akan terus memuji-muji Dia. Dalam setiap situasi dan keadaan, pujian kepada Dia tetap terus-menerus.
Memuji Tuhan bukan sekedar ritual semata, tetapi lebih berupa penyembahan dan penghormatan tulus dari diri kita kepada Allah. Sikap dan penyerahan diri nyata terlihat dari orang yang sungguh memuji Allah. Rasa syukur dan terima kasih berjalan berbarengan dari orang-orang yang memuji Allah. Terlihat dari sikap hidup.
Rasul Paulus mengungkapkan bahwa Allah adalah Bapa yang penuh belas kasih dan Dia adalah sumber segala penghiburan.
Allah menghibur dengan menguatkan dan membesarkan hati serta menolong kita. Terlebih Dia mengangkat kita dari keterpurukan kita dari lumpur dosa. Itu sudah dilakukan-Nya dengan sempurna.
Tentu tidak bisa kita pungkiri bahwa kita sering begitu miskinnya dengan pujian kita kepada Dia. Kita seolah terikat melihat situasi kita yang sedang di posisi bawah. Kita jadinya tidak kuat dan tak mampu memuji Dia.
Untuk itu mari kita meminta kekuatan kepada Dia, dan biarlah Roh Kudus yang ada di hati kita menolong kita untuk sanggup memuji-muji dan menyembah Dia Allah Yang Maha Agung.
Mari kita sejenak fokus kepada Dia yang sungguh mengasihi kita. Sungguh kasih-Nya sempurna melebihi seluruh kasih yang pernah kita rasa dan kita kenal.
Pastilah banyak pihak… orang tua kita, keluarga kita, sahabat kita, dan pemimpin rohani kita yang mengasihi kita, namun kasih-Nya lebih dalam, lebih luas, lebih tinggi dari itu.
Terpujilah Tuhan Yesus kekal selama-lamanya.
Mazmur 135:3
Pujilah TUHAN, sebab TUHAN itu baik, bermazmurlah bagi nama-Nya, sebab nama itu indah!
Selamat beraktivitas.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Andres Ayrton from Pexels




