1 Tesalonika 4:11
Dan anggaplah sebagai suatu kehormatan untuk hidup tenang, untuk mengurus persoalan-persoalan sendiri dan bekerja dengan tangan, seperti yang telah kami pesankan kepadamu.
Sebagian besar orang merasa hidupnya tak bermakna jika tidak ada pekerjaan. Kesibukan dalam bekerja akan membuat seseorang tetap bersemangat dan dapat meningkatkan vitalitas hidup.
Namun sebaliknya ada juga orang malas bekerja. Bagi mereka bekerja hanyalah untuk menghabiskan waktu. Mereka suka berpangku tangan saja.
Ada juga yang memandang bahwa manusia bekerja sebagai akibat dosa. Karena manusia sudah jatuh dalam dosa, maka manusia harus bekerja mencari nafkah. Tentu pandangan ini sama sekali tidak benar.
Jauh sebelum manusia jatuh ke dalam dosa, Allah sudah menyuruh manusia untuk bekerja mengelola bumi serta menaklukkannya. Jadi manusia harus bekerja bukanlah konsekwensi dari dosa, melainkan amanat Tuhan.
Hanya saja memang bahwa akibat dosa, paradigma bekerja sudah berubah. Manusia harus bekerja dengan lebih keras dan Tuhan mengatakan hanya semak dan rumput duri serta tumbuh-tumbuhan di padang yang akan dihasilkan bumi untuk menjadi makanan kita.
Oleh karena itu bekerja adalah perintah Allah bagi kita sejak semula dan harus dilakukan dengan tekun dan bertanggung jawab.
Apa resepnya agar kita dapat bertekun dan menikmati pekerjaan?
Beberapa diantaranya adalah:
• Masuklah dalam pekerjaan dengan perasaan tenang dan hilangkan tekanan dalam pekerjaan.
• Tetapkanlah langkah-langkah pekerjaan yang ingin dilakukan serta ciptakan tantangan yang wajar. Tantangan yang sepele dapat membuat kita tidak tertarik untuk menyelesaikannya, sebaliknya tantangan yang terlalu tinggi dapat membuat kita tertekan.
• Cintailah apa yang sedang kita kerjakan dengan memikirkan dan meyakini bahwa pekerjaan kita itu pastilah ada manfaatnya bagi kita dan juga berguna bagi orang banyak.
Selamat beraktivitas.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Jason Goodman on Unsplash




