Kita Memuji Dia Atas Karya-Nya yang Ajaib

Viewed : 786 views

Mazmur 6:1-2
Untuk pemimpin biduan. Nyanyian Mazmur. Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi, mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian!

Ada sebuah kisah tentang seorang perenang tangguh yang menjadi penyelamat dan pahlawan yang sangat berjasa ketika sebuah kapal besar tenggelam. Banyak para penumpang diselamatkan olehnya.

Dia tidak mengenal lelah, bahkan nyawanya pun nyaris hilang karena terlalu lama berada di dalam air laut yang dingin demi mencari orang-orang yang terendam. Tubuhnya terasa amat letih dan penat.

Tetapi anehnya, ketika penyelamatan terhadap kapal itu selesai, orang berlalu begitu saja, Tidak ada orang yang berterima kasih kepada sang perenang. Semestinya dia layak dinobatkan menjadi orang yang paling berjasa terhadap kemanusiaan.

Walaupun begitu perenang tersebut tidak menuntut sesuatu apapun dari sekian banyak orang yang telah dia selamatkan.

Andaikan kita adalah perenang tersebut, bagaimana sikap dan perasaan kita?

Di sisi lain, bila kita termasuk dalam kumpulan orang-orang yang diselamatkan oleh perenang dari kapal yang tenggelam itu, wajarkah sikap kita? Normalkah kita?

Allah telah berbuat banyak kebaikan kepada kita. Di dalam Yesus Kristus, Dia telah menyelamatkan kita. Dia telah mengampuni dengan sempurna semua dosa kita. Dia telah berbuat apa yang terbaik kepada manusia.

Apa yang patut dan layak kita persembahkan kepada Kristus?
Apakah kita seperti penumpang kapal yang diselamatkan itu yang tidak berbuat apa-apa?

Sebagai tanda terima kasih, semestinyalah respons kita berterima kasih dan sungguh bersyukur kepada Allah atas kasih-Nya yang besar. Kita memuji Dia atas karya-Nya yang ajaib.

Selanjutnya, respons yang positif juga adalah mempersembahkan sesuatu bagi Dia. Mungkin waktu dan pikiran kita dalam pekerjaan-Nya. Mungkin melalui harta yang telah Dia percayakan kepada kita. Dan sebagainya. Banyak hal.

Marilah kita memuji Dia dan melakukan serta mempersembahkan yang terbaik bagi Allah dalam hidup kita.

Selamat beraktivitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Free-Photos from Pixabay

Comments

comments