2 Timotius 4:5
Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!
Gereja memiliki 2 tugas pokok panggilan pelayanan yang tak terpisahkan satu sama lain yaitu panggilan sosial dan dan panggilan penginjilan.
Dengan panggilan sosial, gereja ikut berbagi kasih. Gereja memberi pelayanan kepada yang berkekurangan; memperhatikan orang miskin, memberi makan orang yang kelaparan, mengunjungi orang sakit, dan sebagainya. Inilah panggilan sosial gereja secara diakonia.
Dengan panggilan penginjilan, gereja mewartakan kabar baik. Gereja menyampaikan Amanat Agung Kristus. Gereja berperan aktif agar setiap orang minimal mendengar kabar keselamatan.
Apalah artinya gereja berhasil dengan pelayanan sosialnya jika tidak sampai kepada penginjilan?
Apalah artinya gereja berhasil memberi roti sehingga perut orang menjadi kenyang, namun gereja tidak memberi roti hidup sehingga orang tidak sampai ke Surga melalui Yesus Kristus?
Tuhan Yesus sendiri berkata dalam Matius 16:26, “Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?”
Banyak gereja yang kehilangan visi dan misinya. Gereja banyak berbicara tentang sosial saja tetapi lupa memberitakan Injil.
Gereja berlelah berbicara dan berupaya agar jemaatnya memiliki kehidupan yang lebih makmur. Tentu ini baik dan penting, namun bila lupa mengabarkan injil, maka gereja kehilangan inti keberadaannya di dunia ini.
Dan juga bila gereja sibuk memberitakan injil, tetapi mengabaiakan kesejahteraan umatnya, tentu inipun timpang.
Pertanyaannya: siapakah gereja itu?
Gereja bukanlah sekedar gedungnya dan bukan sekedar organisasinya.
Gereja adalah orangnya… manusianya… Ya kita semua orang-orang yang telah percaya dan telah menerima Kristus sebagai Juruselamat pribadi. Sebab itu mari kita bersama-sama melayani dalam fungsi sosial dan fungsi penginjilan.
Selamat beraktifitas.
Tuhan memberklati kita senantiasa. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by NeONBRAND on Unsplash



