Kita Butuh Injil

Viewed : 1,795 views

Roma 1:16-17
Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”

Membaca buku bermutu dan belajar dari orang-orang cerdas membuat kita semakin banyak memiliki pengetahuan. Kita menjadi lebih ahli. Kita menjadi lebih berhikmat dan terampil. Tentu ini sangat baik dan haruslah demikian.

Di tengah kita banyak belajar dari buku dan dari orang-orang cerdas, maka ada satu hal yang tidak boleh dilupakan dan jangan diabaikan, yaitu mendengar, membaca dan mempelajari Injil. Sebab Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan.

Kita tidak cukup hanya pintar dan terampil saja; jiwa kita haruslah disayangi dan diperhatikan kebutuhannya.

Jiwa kita diselamatkan oleh karena percaya dan menerima Kristus, dan untuk pertumbuhan dan peneguhannya, perlu pupuk firman Allah. Kita perlu dikokohkan oleh kebenaran Injil.

Rasul Paulus menyatakan keyakinannya yang kokoh akan Injil. Keyakinan yang kokoh inilah membuat dia sangat luar biasa dipakai Tuhan menjadi pelayan-Nya yang setia. Totalitas hidup Paulus sungguh menjadi teladan bagi kita.

Adalah baik dan seharusnya kita menjadi cerdas dan terampil dalam banyak hal sesuai dengan bidang dan minat kita, akan tetapi jangan lupa akan kebutuhan spiritual kita. Kita butuh Injil.

Sahabatku yang budiman…
Semakin kuat dan semakin kokohlah kiranya iman kita yang dibangun oleh dan di dalam Injil.
S E M O G A ! ! !
S E M A N G A T ! ! !

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus Kristus senantiasa menyertai, menjaga dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Priscilla Du Preez on Unsplash

Comments

comments