Efesus 4:22-23
Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
Teringat seorang teman pecandu film silat. Hampir seluruh film silat sudah dia tonton. Nama-nama pendekar silat beserta dengan jenis-jenis jurusnya berusaha dihafal.
Tidak hanya menonton film, tetapi membaca buku silat juga merupakan kegemarannya. Dia menjadi anggota sebuah perpustakaan, dan setiap meminjam buku dapat dipastikan bahwa yang dipinjam adalah buku silat.
Karena itu gerak-geriknya seperti pesilat. Gerakan tokoh-tokoh silat dalam cerita yang ditonton atau dibacanya selalu ditiru-tiru dan diperagakan.
Suatu hari dia terlibat pertengkaran dengan adiknya. Dalam pertengkaran yang semakin panas dan memuncak, tiba-tiba adiknya dengan emosional melemparkan gelas berisi air panas ke arah kakaknya. Secara spontan, dia mengeluarkan jurus-jurus silat, dan hampir-hampir dia mau menyerang balik dengan jurus silat yang dia nikmati selama ini.
Ternyata bahwa apa yang tertanam selama ini melalui film yang dia tonton dan buku yang dia baca, itulah yang mendasari sikap dan tingkah laku serta gerak-geriknya.
Hati dan pikiran adalah bagian yang amat penting dalam setiap manusia. Apa yang masuk ke dalam hati dan pikiran melalui buku, film, dan media lain itulah yang akan membentuk kita. Karena itu…
• Dengan apa hati serta pikiran itu kita isi?
• Apakah firman Allah menjadi sesuatu yang kita nikmati dan firman-Nya itu yang mengatur langkah hidup kita?
Kita banyak jatuh-bangun dalam pembentukan hati dan pikiran. Kita sering berlaku tidak taat dalam berbagai hal. Betapa sulit hati dan pikiran ini dibentuk. Namun jangan putus asa! Mari kita memperbaharui penyerahan hidup kepada Tuhan.
Hendaklah firman Tuhan terus menerus merubah dan mengendalikan sikap hidup kita sesuai kehendak-Nya seperti apa yang dikatakan rasul Paulus, ”Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.”
S e m o g a !!
Tuhan Yesus Kristus menyertai dan memberkati kita. Amin.
Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Image by AgusTriyanto from Pixabay




