Kisah Para Rasul 1:8-9
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”
Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.
Seorang ayah yang telah lanjut usia dan tahu bahwa sebentar lagi dia akan meninggalkan dunia ini, dia memanggil seluruh keluarganya.
Ayah tersebut memberi pesan-pesan. Pastilah pesan itu amat penting bagi keluarganya. Tidak ada lagi waktu untuk berbicara banyak hal, yang penting-penting saja. Tidak banyak lagi waktu untuk berbicara.
Apa yang disampaikan ayah itu, pastilah apa yang paling mendasar dan yang terdalam dari hatinya. Karena itu, perlulah disimak dan ditindaklanjuti oleh keluarganya.
Saat-saat Tuhan Yesus naik ke Surga, dia berpesan kepada murid-murid-Nya. Pastilah pesan Tuhan Yesus tersebut sangat mendasar dan sangat penting.
Setelah pesan itu disampaikan dan didengar oleh murid-murid-Nya, spontan Tuhan Yesus terangkat dan naik ke Surga.
Pesan Tuhan Yesus tersebut adalah agar murid-murid Yesus menjadi saksi atas apa yang telah, sedang, dan akan dilakukan-Nya bagi dunia ini dan bagi kita setelah Dia naik ke Surga.
Pesan Yesus tersebut juga merupakan pesan pokok bagi kita semua. Agar kita menjadi saksi Kristus dimanapun kita berada.
Bila kita hidup menyaksikan Kristus dalam hidup ini, maka sesungguhnya kita telah melakukan pesan akhir Yesus.
Kelak pada kedatangan-Nya kembali, maka Tuhan Yesus akan berurusan dan bertanya kepada kita hal-hal yang berkaitan dengan pesan akhir-Nya itu. Dia tidak akan bertanya kepada kita apa yang tidak perlu dan apa yang tak berkaitan dengan pesan akhir-Nya itu.
Sebab itu, apapun yang kita lakukan, apapun panggilan hidup kita, biarlah semuanya itu berlandaskan dan berkaitan dengan pesan Yesus yang terakhir.
Mari kita menjadi saksi Kristus dalam perbuatan baik dan dalam perkataan verbal kita menyaksikan siapa Yesus kepada orang yang belum mendengar… jiwa-jiwa terhilang.
Tuhan menyertai kita menjadi saksi-Nya di manapun kita berada. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Image by CCXpistiavos from Pixabay




