Mazmur 16:11
Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.
Tuhan menjadikan kita hidup,
Tuhan membuat kita hidup.
Tuhan memberikan kebutuhan hidup kita
Tuhan menuntun hidup kita.
Tuhan yang akan memberi kehidupan baru yang sifatnya kekal bagi kita setelah dunia ini selesai.
Kita bernafas, bukan karena kita mengendalikan paru-paru kita untuk menghirup dan membuang udara. Tanpa kita sadari kita bernafas dengan spontan dan normal. Itulah sebabnya ketika kita tidurpun, kita tetap bernafas sebagaimana mestinya.
Coba kalau kita secara sadar harus bernafas, maka tentulah kita tidak dapat tidur, sebab bila kita tidur, maka kita tidak bisa bernafas.
Atau bila kita sedang konsentrasi memikirkan sesuatu sehingga lupa bernafas, apa jadinya? Tentu kita akan mati.
Untunglah ada syaraf tidak sadar yang mengatur proses bernafasnya kita.
Begitu juga dengan jantung kita yang memompa darah ke seluruh tubuh kita… bukan kesadaran kita yang membuat jantung berfungsi.
Dalam otak kita juga betapa banyaknya data dan informasi bersliweran. Sel-sel otak kita bekerja berpikir luar biasa.
Kitakah yang membuat sel-sel otak kita bekerja?
Tentu tidak !
Tuhan yang berbuat!
Masih banyak lagi proses-proses dalam tubuh kita yang berjalan dan bekerja di luar kesadaran dan di luar kemampuan kita. Semua itu diatur oleh Tuhan.
Tuhan adalah SUMBER HIDUP kita. Berasal dari Dia hidup kita ini.
Oleh karena itu:
• Janganlah melupakan Tuhan.
• Hiduplah menjadi murid Yesus dan kenalilah Dia baik-baik.
• Libatkanlah Tuhan dalam seluruh hidup kita sampai ke hal yang sekecil-kecilnyapun..
• Libatkanlah diri kita dalam rencana dan pekerjaan Tuhan atas dunia ini.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.
Tuhan yang memimpin dan mengendalikan serta memberkati hidup kita. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Image by Comfreak from Pixabay




