Mazmur 139:23-24
Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!
Di tengah kekurangan dan kelebihannya sebagai manusia, Daud sungguh membuka dirinya di hadapan Tuhan.
Daud mempersilahkan Tuhan untuk menyelidiki dan mengenal hatinya.
Daud siap dikoreksi jika jalannya salah. Ini adalah bentuk penyerahan diri secara total kepada Allah.
Kita juga diajak seperti Daud untuk membuka diri di hadapan Allah untuk dokoreksi.
Untuk itu ada tuntunan firman Tuhan sebagai standar hidup kita. Itulah sebabnya mengapa kita perlu merenungkan firman Tuhan setiap hari.
Dengan merenungkan firman Tuhan, jalan-jalan hidup kita akan terkoreksi. Ibarat alat ukur… hati dan pikiran kita perlu DITERA agar tepat… tidak melenceng. Jika ada lencengan kecil, segera dapat dibetulkan. Jika tidak, maka kesalahan yang semula tampak kecil dapat semakin membesar… dan ini berbahaya!
Jadi haruslah waspada!
Sahabat yang kekasih… marilah kita membuka hati dan pikiran kita di hadapan Tuhan dengan bertekun dalam firman-Nya. Hanya itulah satu-satunya cara agar perjalanan hidup kita hingga titik akhir berada pada jalur yang benar… dan itu sangat berkenan di hati Allah.
Mari lakukan itu !
Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.
Tuhan Yesus menyertai dalam menempuh perjalanan hidup kita. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Image by Gerd Altmann from Pixabay




