Kata-kata Hampa

Viewed : 2,285 views

RENUNGAN
Efesus 5:6
Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka.

Dewasa ini informasi tentang apa saja begitu mudah kita dapatkan. Bahkan orang sedang makan apa dan di mana, kita mengetahuinya. Sebelum makan, difoto dulu apa yang dimakan lalu dikirim kepada orang-orang tertentu.

Beberapa aktifitas difoto dan diberi komentar, lantas dikirim. Tentu hal ini tidaklah apa-apa. Di satu sisi ada positifnya karena dapat mempererat kita yang berjauhan.

Hanya saja yang sering menjadi masalah adalah banyak informasi yang salah yang kita terima. Tanpa pertimbangan penuh kita termakan dan tersesat. Informasi itu bahkan sering langsung kita kirim juga sehingga menyebarlah ke semua pelosok.

Tanpa kita sadari kita jadi tersesat dan ikut berpatisipasi menyesatkan.

Rasul Paulus menegaskan agar kita jangan disesatkan oleh apapun dan oleh siapapun. Paulus mengingatkan agar kita tidak termakan dan tidak terseret oleh kata-kata hampa… kata-kata kosong. Terlebih tentunya kitapun jangan menyesatkan orang.

Memamg kita tidaklah bermaksud membuat orang tersesat, kita tidak mengarang-ngarang kabar-kabar dusta. Akan tetapi kemungkinan menyesatkan melalui ikutnya kita mengirim kabar bohong tanpa pertimbangan sangat bisa terjadi.

Sebab itu kita harus hati-hati. Rasul Paulus katakan berkaitan dengan hal itu adalah: mendatangkan murka Allah… Allah melarang.

Sebab itu marilah kita waspada dan peka…
• Jangan mau disesatkan.
• Jangan menyesatkan.
• Jangan berpartisipasi menyebarkan penyesatan.

Ingatlah bahwa ciri-ciri kita sebagai anak-anak Allah adalah membuka diri terhadap kebenaran dan hidup dalam kebenaran serta menyampaikan kebenaran. Itulah gaya kita. Itulah tanggung jawab kita. Begitulah semestinya tampilan dalam dan tampilan luar kita.

Selamat berlibur.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan berkati… Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments