89. ‘Dikau Satu-satunya’

Ikhwan sadayana! Tuhan memperlakukan kita secara individu. Sang Kahlik mencintai kita bersifat pribadi. Kasih-Nya bukan kepada sekelompok ataupun sekumpulan manusia. Cinta-Nya itu khas, spesifik, dan unik bagi setiap individu sebagaimana setiap insan unik tiada duanya. Setiap orang ada tempat khusus dalam hati-Nya. Posisi Saudara tak dapat digantikan dengan yang lainnya bahkan oleh malaikat sekalipun. Inilah…