Keadilan mungkin menuntut amuk samudera, namun tindakan tulus Nuh mampu melunakkan hati-NYA. Di antara riuh rendahnya hidup di era berdasarkan nalar, masihkah tersisa satu pribadi yang sudi membangun bahtera bagi jiwa yang terdampar? Entahlah! Namun, DIA gemar menyapa lewat peristiwa, menari dalam drama, atau terselip di antara bait syair dan lembar sejarah—bahkan dalam getirnya sebuah…