Waktu Bangun Aku Akan Menjadi Puas Dengan Rupa-Mu

Viewed : 349 views

Mazmur 17:15
Tetapi aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu.

Apa yang biasanya pertama kita lakukan begitu bangun di pagi hari. Begitu bangun pagi, perasaan apa yang sering muncul dalam hati dan pikiran kita?

Mungkin…
Begitu bangun pagi, langsung ingat pekerjaan dan kesibukan yang banyak.

Begitu bangun pagi langsung khawatir dan was-was tentang banyak hal. Perasaan tidak tenang dan ketakutan muncul.

Begitu bangun pagi kerapkali langsung melakukan apa yang disukai Walau hal itu tak perlu sebetulnya dilakukan.

Begitu bangun pagi ingat orang-orang yang tak berkenan di hati; ingat kesalahan orang. Marah ๐Ÿ˜–๐Ÿ˜–๐Ÿ˜–

Beragam yang terjadi dan beragan aktivitas begitu bangun di pagi hari… positf dan / atau negatif.

Namun adalah baik bagi kita seperti pemazmur katakan; bahwa pada waktu bangun pagi ia ingat akan Allah. Ia rindu akan Allah. Ia ungkapkan dengan kata: memandang wajah Tuhan. Ia puas dengan rupa Allah.

Belajar dari pemazmur, apapun dan bagaimanapun situasi hidup kita saat ini, mari kita merenungkan janji-janji Allah. Mari berdoa kepada Tuhan. Mari menyerahkan seluruh hidup kita kepada Allah.

Kita pasti akan lebih damai dan lebih produktif serta kinerja lebih baik bila hal positif dilakukan di pagi hari begitu bangkit dari tempat tidur. Fisik kitapun pasti menjadi lebih bugar dan lebih sehat.

Yakinlah bahwa Allah dengan segenap kasih dan kebesaran-Nya senantiasa menjaga, melindungi dan menolong hidup kita.

Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah apa yang baik dan berkenan kepada Tuhan.
Mari kita lakukan!
S e m a n g a t !

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus memberkati dan memimpin kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung.

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahรบn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using GPT-4o on Bing Image Creator

Comments

comments