Kita Adalah Bangunan & Kreasi Allah

Viewed : 435 views

Ibrani 3:4
Sebab setiap rumah dibangun oleh seorang ahli bangunan, tetapi ahli bangunan segala sesuatu ialah Allah.

Diri kita dapat diumpamakan sebagai sebuah bangunan. Kita adalah bangunan dan kreasi Allah. Agar kokoh, sebagai bangunan kita harus dibangun di atas dasar yang kuat.

Pembengunan diri kita dimulai sejak perjumpaan secara pribadi dengan Yesus. Kita lahir baru.

Setelah lahir baru, karakter dan watak kita dibaharui dari waktu ke waktu. Ahli bangunan untuk kita adalah Allah.

Walau kita merasa diri kita tidak sebaik dan tidak semenarik orang lain, tidak apa-apa. Jangan pernah kecewa dan jangan menyesali diri seperti apapun kita saat ini. Walau bagi orang lain kita biasa dan seolah datar saja… tidak masalah, sebab kita milik-Nya… sentuhan-Nya menempa kita. Kita mau dibentuk oleh Allah. Dengan demikian diri kita pastilah menarik bagi Allah Sang Pemilik. Itu lebih dari cukup!

Biarlah Allah membangun dan membentuk kita sepenuhnya. Dia yang menilai kita, bukan kita… bukan orang lain yang mungkin mengenal kita.

Sejauh mana kita menarik bagi Allah adalah sejauh mana kita mau dibangun oleh-Nya. Sebab itu, marilah merelakan diri kita untuk terus-menerus tanpa henti dibentuk dan dibangun oleh Allah. Pembentukan kita mungkin melalu beragam rintangan, karena memang itulah jalan dan caranya.

Bersama Allah kita dibangun. Kita berada dalam tangan yang kuat dan di tempat yang tepat… di dalam Yesus.

Biarlah tangan Tuhan terus membangun kita hingga akhir… hingga selesainya kita hidup di dunia ini.

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan senantiasa menyertai di dalam pembentukan-Nya atas kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using Llama 4 on Meta AI

Comments

comments