Berbahagialah Orang yang Kesukaannya Ialah Taurat TUHAN

Viewed : 542 views

Mazmur 1:1-2
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Kitab Mazmur dimulai dengan kata yang penuh pengharapan dan menyejukkan yaitu kata: BERBAHAGIALAH.

Ayat Mazmur tersebut di atas memberi arahan dan petunjuk yang sangat mendasar tentang apa yang dapat kita lakukan agar hidup berbahagia.

Ada tiga hal yang diingatkan bagi kita, yaitu:
•⁠ ⁠Agar kita tidak berjalan menuruti nasihat orang fasik. Berjalan berarti bertindak atau berbuat. Tindakan dan perbuatan kita jangan sampai dikamiri oleh orang fasik yang hatinya tidak tulus.
•⁠ ⁠Agar kita tidak berdiri di jalan orang berdosa. Berdiri dapat diartikan memiliki prinsip. Sering tidak mudah mempertahankan dan melakukan idealisme. Mungkin kita sering gagal. Namun kita diingatkan untuk tetap teguh. Walau sulit bertahan dalam kebenaran, tapi jangan sampai kita kehilangan prinsip hidup. Perbaharuilah kembali jalan-jalan hidup kita.
•⁠ ⁠Agar kita tidak duduk dalam kumpulan pencemooh. Duduk artinya posisi atau keberadaan kita. Duduk juga mungkin dapat diartikan sebagai kesukaan atau kecenderungan.

Mari kita periksa diri;
•⁠ ⁠di mana sering posisi kita?
•⁠ ⁠apa kesukaan kita?
•⁠ ⁠cenderung ke mana arah hidup kita?

Karena kita masih hidup di dunia ini, tidak bisa kita hindari orang-orang fasik dan kumpulan orang yang suka mencemooh. Kita hidup berdampingan dengan mereka. Mereka ada di sekitar kita. Bahkan mereka ada di tempat-tempat yang kita pikir adalah tempat ideal. Meski begitu, kita diingatkan untuk tidak sama dengan mereka.

Kita tidaklah bermaksud bahwa kita lebih baik dan lebih benar dari orang-orang sekitar kita. Ingatlah bahwa kita juga tadinya orang berdosa. Tapi kita sudah dibenarkan oleh Yesus. Karena itu tidaklah patut kita kembali ke dunia lama kita.

Untuk tetap bertahan dalam prinsip yang benar dan baik, penulis kitab Mazmur mengajak agar kita memiliki kesukaan baru, yaitu suka akan firman Tuhan. Kita merenungkan firman Tuhan. Kita melakukan firman Tuhan. Dengan demikianlah kita dapat hidup berbahagia.

Mari senantiasa mengasah hati dan pikiran kita dengan firman-Nya. Serahkan hidup kita sepenuhnya untuk dipimpin oleh Roh Kudus. Tetaplah miliki waktu pribadi yang indah dengan Tuhan. Sejauh kita bisa, berilah pengaruh baik dan positif kepada orang-orang sekitar kita.

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati sehingga kita berbahagia dengan tetap berprinsip benar dalam hidup ini. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments