Kagum Akan Bumi CiptaanMU

Viewed : 357 views

Mazmur 104:24
Betapa banyaknya perbuatan-Mu, ya Tuhan, sekaliannya Kau jadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaanMU

Bumi yang nampaknya besar, tetapi bila dilihat dari ukuran tata surya, sungguh amat kecil. Apalagi bila dibandingkan dengan galaksi, akan lebih kecil
lagi. Terlebih bila dibandingkan dengan alam semesta ini, betapa kecilnya bumi ini?… tak kelihatan. Sejalan dengan itu, betapa kecilnya manusia.

Banyak orang bertanya dimana sesungguhnya batas alam semesta ini. Seandainya batas itu ditemukan, mungkin muncul pertanyaan selanjutnya, “Apa yang ada di balik batas itu?”

Pertanyaan tersebut sulit untuk dijawab dan mungkin tak akan pernah terjawab. Tidak akan pernah bisa ditemukan dimana batasnya.

Dalam kekaguman kita akan besarnya alam semesta ini, tentu kita akan lebih kagum lagi kepada SIAPA yang menciptakannya.

Ada berbagai pendapat tentang terbentuknya alam semesta ini, tetapi tetaplah pertanyaan penting: SIAPA di balik itu yang menciptakannya?

Firman Tuhan menyatakan bahwa alam semesta, dimana bumi ada di dalamnya, diciptakan oleh Allah. Allah menciptakannya dengan berfirman. Allah membuat semuanya teratur.

Jika bumi ini meleset dari peredarannya dan menabrak planet lain, apalagi menabrak matahari, menjadi apakah kita? Kita akan hancur lebur.

Namun Allah yang memelihara kita sehingga kita aman terus menerus berpiknik ria dengan “pesawat bumi” ini. Seandainya kita harus membayar, berapa tagihan yang harus kita bayar setiap bulan?

Tidak itu saja. Allah juga menyediakan sarana lain agar kita dapat nyaman hidup di bumi ini. Menyadari fakta ini; takut, kagum dan hormatkah kita kepada Allah?

Selamat belajar.
Selamat bekerja
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments