Marilah Kita Menjadi Pohon & Tanaman Allah Berbuahkan Kebaikan

Viewed : 456 views

Matius 13:27-28
Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu kepadanya dan berkata: Tuan, bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang tuan? Dari manakah lalang itu?
Jawab tuan itu: Seorang musuh yang melakukannya. Lalu berkatalah hamba-hamba itu kepadanya: Jadi maukah tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu?

Kalau padi atau jenis tanaman lain ditanam, biasanya rumput akan tumbuh di sekelilingnya. Ada berbagai jenis rumput dan salah satu berupa lalang seperti apa yang dicatat dalam ayat di atas.

Lantas sebaliknya; kalau lalang ditanam, apakah akan tumbuh padi? Biasanya tidak!

Dalam ayat di atas, para hamba bertanya kepada tuan mengapa benih baik yang ditanam, malah tumbuh lalang yang merugikan di sampingnya.

Disebutkan bahwa ada musuh yang menanamnya. Buat sementara dibiarkan saja dulu lalang itu tumbuh hingga musim panen tiba. Nanti ada saatnya lalang itu dibakar.

Perumpamaan di atas ingatkan bahwa di tengah-tengah upaya kita menanam apa yang baik, atau kita sedang berusaha menanam nilai-nilai baik, selalu juga ada tumbuh lalang-lalang liar yang mengganggu.

Walau begitu, jangan pernah berhenti menanam dan merawat apa yang baik di sekitar kita maupun dalam diri kita.

Biarlah hidup kita terus berbuahkan kebenaran meski di sekitar kita ada banyak gangguan dan hambatan oleh adanya lalang yang mengganggu.

Marilah kita menjadi pohon dan tanaman Allah berbuahkan kebaikan yang dapat dirasakan dan dinikmati orang.

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan senantiasa menolong dan menyertai kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using Llama 3.2 on Meta AI

Comments

comments