Ketenangan Hati Dalam Menjalani Profesi Kita

Viewed : 464 views

Pengkhotbah 4:6
Segenggam ketenangan lebih baik dari pada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin.

Apapun pekerjaan kita, tentu kita ingin hasilnya sebaik mungkin. Perolehan sebesar mungkin. Untuk itu kita perlu bekerja keras dan ada strateginya. Namun persoalannya adalah apakah ada ketenangan hati? Apakah ada damai sejahtera di hati dalam menjalani profesi kita?

Pengkhotbah mengatakan bahwa pada akhirnya hati yang tenang… segenggam ketenangan lebih baik daripada dua genggam upah jerih payah sebagai hasil kerja. Segenggam tentu lebih sedikit dari dua genggam, namun yang segenggam itu adalah ketenangan dan kedamaian yang sungguh kita butuh.

Kita perlu dan harus bekerja serius, karena bekerja adalah aktivitas hidup. Kita disuruh untuk bekerja. Hanya saja kita diingatkan bahwa ketenangan hati lebih dan melebihi dari segala bentuk materi yang sedang kita cari-cari sebagai hasil pekerjaan.

Bagaimana cara untuk memperoleh hati yang tenang?
Banyak mungkin jawabannya yang kita ketahui.

Ketenangan dan ketenteraman hati ada di dalam Tuhan. Ada bersama Tuhan. Ketenangan ada di hadirat-Nya.

Mazmur 62:1
Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.

Sahabat yang terkasih, di tengah-tengah semua bentuk kesibukan kita, jangan lupa membina hubungan pribadi yang intim dan akrab dengan Kristus.

Tidakpun banyak harta kita… tidak apa-apa. Kita yakin bahwa Tuhan cukupkan kebutuhan hidup kita agar hidup kita ini bermakna… agar kita bisa melakukan apa yang benar dan baik menurut pandangan-Nya. Yang penting janganlah berkurang keakraban kita dengan Dia.

Hidup bermakna kita lakoni dan jalani dengan memberi dan menyebarkan ketenangan hati kepada orang-orang sekitar kita. Kepada siapapun. Misi hidup kita membawa damai, sebab kedamaian dan ketenangan adalah kebutuhan utama kita bersama.
Mari lakukan ini!

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus memberkati dan menyertai kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments