Kasih Yesus yang Memberikan Nyawa-Nya Untuk Sahabat-Nya

Viewed : 492 views

Yohanes 15:13
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

Sering kita berpikir: mengapa Tuhan tidak mengabulkan doa kita? Mengapa Dia tidak memberi apa yang kita inginkan?Mengapa kita tidak dilepaskan-Nya dari kesusahan hidup? Perkara kita kok tidak dimenangkan-Nya?

Banyak hal menjadi pertanyaan kita terhadap Tuhan dan serasa tidak ada jawaban memuaskan. Banyak pertanyaan negatif kita terhadap Tuhan. Banyak pertanyaan “mengapa” dalam hidup kita kepada Dia.

Kita sering menyimpulkan sendiri seakan Tuhan tidak adil dan Dia tak berpihak kepada kita. Kita menjadi merasa jauh dengan Tuhan. Kita memiliki pemikiran yang tidak pas terhadap Tuhan. Perasaan ini pasti terasa tidak nyaman. Hubungan kita dengan Tuhan terasa tawar dan hambar. Seakan Tuhan tak bersahabat dengan kita.

Akibatnya hidup ini terasa jenuh dan membosankan. Sukacita hilang. Banyak khawatir datang dari berbagai penjuru. Merasa takut. Tubuh kita bisa jadi rentan yang membuat penyakit fisik muncul.

Di balik itu semua, Tuhan Yesus mengatakan kepada murid-murid-Nya, juga kepada kita semua; bahwa Dia mengasihi kita. Bukti kasih-Nya adalah nyawa-Nya Dia berikan. Apa yang paling berharga dalam diri Yesus, sudah diberikan-Nya kepada kita. Itulah kasih terbesar. Itulah puncak dari keberpihakan Yesus kepada kita.

Dengan meyakini apa kata Tuhan Yesus, apakah masih banyak pertanyaan “mengapa” dari kita dan seolah Dia jauh dan seakan tidak ada jawaban atas banyaknya pertanyaan kita.

Sungguh… tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawa-Nya untuk sahabat-sahabatnya… itu yang dilakukan Yesus.

“Ya Tuhan, betapa sering hatiku dan sikapku kerdil untuk meyakini-Mu sebagai Bapa yang baik. Aku merasa seolah Engkau tidak peduli kepadaku. Sesungguhnya Engkau mengasihiku sepenuhnya sesuai kebesaran-Mu. Bukti dari kasih-Mu adalah anugerah-Mu di dalam Yesus. Buatlah aku semakin yakin akan kasih-Mu, sehingga menjadi semakin berkurang pertanyaan “mengapa” dariku terhadap-Mu. Amin”

Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments