Baiklah Ia Berdoa!

Viewed : 448 views

Yakobus 5:13
Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi!

Saat kita bepergian dengan kendaraan menelusuri jalan entahkah dekat maupun panjang dan jauh, ada saatnya kita mendaki, dan ada saatnya jalan kita menurun. Jalan tidak rata… tidak selalu datar.

Pada saat tanjakan naik, mobil butuh tenaga untuk dapat melaju ke atas. Pada saat seperti itu pastikan mesin kuat tarikannya. Jaga agar bahan bakar cukup. Jangan sampai kosong!

Saat jalan menurun, mungkin rasanya lebih enak. Tidak perlu tenaga yang kuat, tetapi perlu rem yang pakem agar kendaraan tetap terkendali. Jagalah remnya jangan sampai blong. Lajunya jangan melewati batas.

Menelusuri hidup ini bagaikan perjalanan kendaraan tersebut. Ada variasi. Ada iramanya.

Keadaan dan situasi terus silih berganti. Ada dinamika hidup. Kita harus tetap berjuang agar hidup berkemenangan hingga akhir.

Ada saat kita bersedih. Ada derita. Ada hal yang membuat susah hati. Ada yang membuat kita khawatir. Ada situasi tak bersahabat. Bagaikan mobil tadi; kita sedang bergerak menuju ke arah atas. Untuk itu kita harus tahan… butuh energi. Butuh kekuatan sebagai daya dorong. Kita perlu pertolongan Tuhan. Rasul Yakobus katakan kita perlu berdoa… ada hubungan baik dan intim dengan Tuhan.

Jagalah agar perbendaharaan hati kita jangan sampai kosong, tetapi senantiasa penuh dengan firman Allah sebagai bahan bakar. Tuntunan Roh Kudus mengendalikan dan menguatkan.

Ada saatnya kita bergembira dan bersukacita; ada yang menyukakan hati. Dalam hal itupun kita harus waspada!

Saat bergembira, ibarat mobil tadi, kita sedang menempuh jalan menurun. Kita butuh energi juga… energi pengereman. Jaga agar tidak kebablasan. Tidak terperosok karena terlalu kencang. Rasul Yakobus katakan kita perlu menyanyi. Perlu bersyukur memuji Tuhan. Ingatlah bahwa Tuhan yang beri itu! Jagalah terus keintiman hati kita dengan Tuhan melebihi rasa senang yang sedang dialami.

Kata-kata kunci dalam menjalani setiap irama dan situasi hidup adalah: pengenalan akan Tuhan Yesus dan keintiman dengan-Nya.

Pelihara dan jagalah!, agar kita selamat sentosa hingga akhir. Terpelihara hati dalam kebugaran hingga mencapai TITIK AKHIR.

Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus memberkati dan menolong agar hati kita semakin dekat dan erat dengan Dia. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments