Cemburu Allah Membawa Kebaikan Kepada Anak-anak-Nya

Viewed : 422 views

Nahum 1:2
TUHAN itu Allah yang cemburu dan pembalas, TUHAN itu pembalas dan penuh kehangatan amarah. TUHAN itu pembalas kepada para lawan-Nya dan pendendam kepada para musuh-Nya.

Allah Maha Kasih. Sejalan dengan itu, dalam kasih sayang-Nya yang besar, sifat Allah adalah cemburu. Allah memiliki perasaan. Hanya saja cemburu Allah tidak dinodai dosa, sehingga cemburu-Nya tidak sama dengan cemburu manusia.

Cemburu Allah membawa kebaikan kepada kita anak-anak-Nya.

Adanya sifat cemburu Allah memotivasi kita untuk tidak ingkar terhadap Dia. Agar kita terus belajar setia dan taat kepada-Nya. Kita semakin dekat dengan Dia.

Kesetiaan dan dekat dengan Allah membuat kita aman. Di luar Allah kita akan hancur dan mati. Dengan sifat cemburu-Nya, Allah senantiasa ingin mendekat kepada kita. Sebab itu mari kita sambut hal itu dengan jalan kitapun mendekat kepada-Nya. Dengan demikian kita semakin menikmati kasih dan cinta-Nya yang luar biasa besar, agung, dan mulia. Kemesraan Allah dengan kita semakin terjalin.

Sifat cemburu Allah bukan membuat kita tidak nyaman, namun sungguh berguna untuk kita. Jika ingin sentosa, aman dan damai, dekatlah dengan Allah dan sembahlah Allah di dalam Yesus Kristus Tuhan kita.

Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Tuhan memberkati dan menyertai kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung.

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using DALLE-3 on Bing Image Creator

Comments

comments