Tunjukkanlah Itu Kepadaku

Viewed : 423 views

Mazmur 25:4-5
Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku.
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.

Apa yang diungkapkan Daud dalam doanya mengandung makna yang dalam dan menjadi prinsip penting dalam hidup kita. Jadi doa Daud tersebut kiranya menjadi doa dan harapan kita juga.

Berbagai hal dan rupa-rupa permintaan kita kepada Tuhan, tetapi penting meminta agar Dia menuntun kita di dalam jalan-Nya.

Kita telah dibenarkan di dalam Kristus. Itu status kita. Namun kita perlu terus belajar kebenaran-Nya agar kita berjalan dalam kebenaran. Apa yang kita lakukan hendaknya bersesuaian dengan status kita. Ini perjuangan kita. Butuh kemauan. Di atas kemauan… perlu berdoa. Perlu berserah.

Daud katakan, “Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu … … …” Artinya di sini adalah ada penyerahan hidup… ada kerelaan… ada kepercayaan penuh kepada Tuhan.

Akan terasa sulit kita mempercayakan diri kepada seseorang yang tidak kita percayai sepenuhnya. Terkadang kita percaya separuh saja kepada orang yang kita merasa dia akan berbuat baik. Bila kita percaya sepenuhnya kepada sahabat kita, itu luar biasa.

Tuhan Yesus mengatakan dalam Yohanes 15:14, “Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.”

Sabda Yesus tersebut memberi keyakinan kepada kita untuk dapat mempercayakan diri sepenuhnya kepada Dia yang mengatakan bahwa kita sahabat-Nya.

Perkataan Yesus tersebut mengajak kita untuk berseru dalam doa, “Tuhan Yesus… terangi pikiranku untuk mengenali ajaran-Mu! Buka hatiku untuk menerima kebenaran-Mu! Kuatkan aku untuk taat kepada-Mu! Bawalah aku berjalan bersama-Mu!… Amin.”

Selamat beraktifitas.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus beserta kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Freepik

Comments

comments