Karena Kasih Karunia Allah Yang Menyelamatkan Kita

Viewed : 3,650 views

RENUNGAN
Titus 2:11-14
Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.
Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.

Pada umumnya semua orang merasa harga diri begitu penting. Apapapun dilakukan untuk menjaga harga diri dan martabat. Terkadang demi harga diri, seseorang rela melakukan apa saja. Namun sebetulnya harga diri manusia telah rusak dan luluh lantak oleh dosa.

Harga dan jati diri manusia telah dirampas iblis di taman Eden. Status manusia telah MATI. Dengan status tersebut, manusia tidak dapat mengubahnya menjadi HIDUP.

Apapun usaha manusia untuk menjaga dirinya, tetap saja bahwa citra dirinya sudah jatuh dan terhilang di hadapan Allah. Harga diri manusia tidak dapat dikembalikan dengan usahanya sendiri betapapun dia hebatnya.

Manusia perlu pertolongan. Yang sanggup menolong manusia bukanlah manusia, karena semua manusia sama… sama-sama didalam lumpur dosa dan tergadai dalam kuasa maut mematikan.

Yang sanggup menolong adalah PRIBADI yang berkuasa… Dialah Yesus Kristus ! Yesus yang dapat mengembalikan harga diri dan martabat manusia. Yesus berkuasa memulihkan citra dan harga diri manusia yang telah rusak. Yesus memperbaharui hubungan yang telah putus antara Allah dengan manusia.

Untuk menyambung kembali hubungan manusia dengan Allah, ada harga yang harus dibayar. Ada hutang yang harus dilunasi. Hutang kita adalah nyawa, sehingga nyawa pulalah pembayarnya. Untuk itu:
• Nyawa Yesus Kristus yang layak menggantikan nyawa kita.
• Darah Yesus Kristus yang layak membasuh kekotoran kita.
• Tubuh Yesus Kristus yang remuk untuk membangun tubuh kita yang telah hancur dan tak berbentuk apa-apa di hadapan Allah.

Di Golgota darah Yesus tumpah
Menyucikan dosa tangan saya
Menyucikan dosa kaki saya
Ohhh darah-Nya yang hapuskan dosaku

Darah Yesus hapuskan dosaku
Darah Yesus sucikan kita
Darah-Nya tertumpah
Menjadi jalan selamat

Doaku…
Terima kasih Tuhan Yesus, aku telah Engkau hidupkan kembali

Terima kasih Tuhan Yesus, Engkau telah mengembalikan statusku dari MATI menjadi HIDUP

Tolonglah aku agar dengan statusku yang telah HIDUP, aku sungguh mengasihi-Mu lebih dari apapun

Tolonglah aku agar terus dapat belajar mengenal-Mu lebih dalam… lebih dalam… dan lebih dalam lagi

Biarlah cinta-Mu kepadaku membangikitkan cintaku yang tulus kepada-Mu

Biarlah kerendahan hati-Mu mengingatkanku untuk terus belajar rendah hati, sebab itulah yang sering teramat berat dan sulit bagiku melakukannya

Tolonglah aku memiliki kemampuan untuk dapat berbuat apa yang Engkau pandang baik kulakukan bagi sesamaku

Tolonglah juga aku untuk terbeban melakukan apa yang menjadi kerinduan-Mu untuk orang-orang sekelilingku

Tolonglah aku untuk berarti bagi orang meskipun itu sangat kecil dan seolah tak bermakna apa-apa

Biarlah aku menjadi semakin kecil dan Engkau semakin BESAR dalam hidupku

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat beraktifitas.
Selamat melayani.

Kasih dan rahmat Tuhan Yesus Kristus menyertai segenap perjalanan hidup kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments