Dia Telah Dicobai, Namun Dia Menang!

Viewed : 491 views

Ibrani 4:15
Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.

Kita sering cemas menghadapi sesuatu yang nampaknya menakutkan atau sesuatu yang belum kita pahami. Apalagi kalau di sekitar kita ada banyak orang yang menyebarkan stress. Stress mereka menjalar kepada kita.

Ketika mereka berbicara tentang kesulitan-kesulitan, kita juga terpengaruh seolah kesulitan itu akan menimpa kita juga.

Kita harus akui bahwa kondisi-kondisi sulit sering menghantui kita. Tapi di sisi lain, kita juga sering belajar dari orang-orang tertentu yang tetap semangat dan telah menang dalam pergumulan mereka, sehingga hal itu menolong kita untuk berpikir positif dan tidak mudah kuatir.

Kristus adalah Tuhan yang menolong kita menghadapi pergumulan. Yesus telah melewati begitu banyak masa-masa sulit.

Saat kematian-Nya di kayu salib semakin mendekat, dengan keringat yang mengucur di sekujur tubuh-Nya, Dia berkata dalam doa-Nya,”Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:39).

Dia telah menang menghadapi masa yang paling sulit saat Dia bergumul sendirian di taman Getsemani.

Mari kita tetap berjalan bersama Tuhan Yesus dan taat kepada-Nya. Tuhan sumber kekuatan kita seperti penulis kitab Ibrani berkata bahwa Kristus adalah Imam Besar kita yang turut dan dapat merasakan kelemahan-kelemahan kita. Dia telah dicobai, namun Dia menang!.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Francesco Alberti on Unsplash

Comments

comments