Tulisan Hidup Kita

Viewed : 574 views

1 Korintus 3:13
Sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.

Andaikan pulpen yang saya miliki bebas menulis apa saja, kira-kira apa yang akan ia tulis?

Apakah pulpen itu akan menulis apa yang saya mau?

Karena pulpen itu tidak diberi kebebasan, maka tentu pulpen tersebut menulis apa yang mau saya tulis… baik atau buruk.

Kita bagaikan pulpen, namun diberi kebebasan oleh Tuhan menulis apa saja. Berbeda dengan pulpen yang saya miliki yang terikat menulis apa yang saya inginkan.

Kita sedang menulis sebuah buku… buku kehidupan. Mungkin buku kehidupan kita tipis saja beberapa halaman. Mungkin juga sedang. Atau tebal terdiri dari ribuan halaman.

Tidak penting tipis, sedang atau tebal buku kehidupan kita. Yang penting apa isinya? Bagaimana kualitasnya?

Tebalpun, kalau isinya sampah… buat apa? Akan dibuang! Tak laku dijual.

Tipispun, jika berguna, tentu berharga dan indah menarik bernilai mahal.

Kini… hari inipun kita berlanjut menulis buku kehidupan kita. Apa gerangan isinya tulisan kita hari ini menambahkan apa yang telah tertulis?

Apakah tulisan yang membuat Allah berkenan dan tersenyum?, atau … … …?

Banyak orang yang sedang mulai menulis. Ada yang sudah setengah selesai. Ada yang sudah sampai menulis KESIMPULAN.

Kita tidak tahu sedang menulis tahap mana tulisan kita. Itu tidaklah masalah, sebab Tuhan yang tahu hari-hari kita kapan itu selesainya. Yang penting tulislah hari ini apa yang baik sesuai kehendak Tuhan.

Yang amat penting adalah percaya dan terimalah Kristus untuk pemutihan keampunan atas tulisan kita terdahulu yang amat banyak cacat dan celanya.

2 Korintus 5:17
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Sahabat…
Setelah kita menjadi ciptaan baru, marilah kita berlanjut menulis sisa buku kehidupan kita yang belum selesai itu dengan ISI yang sungguh menjadi kehendak Allah atas hidup kita.

Entahkah masih banyak, atau tinggal sedikit… biarlah tulisan hidup kita ditulis dengan TINTA EMAS menorehkan dan menceritakan kemuliaan Allah.

Terpujilah Tuhan Yesus kekal selamanya.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus berkati. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Aaron Burden on Unsplash

Comments

comments