Penyerahan Diri

Viewed : 1,094 views

Filipi 3:8-9
Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.

Banyak orang…
• tadinya hidupnya mencari kepuasan hidup melalui materi dan kedudukan bagi diri sendiri, sekarang mencari kehidupan lebih bermakna bagi orang lain,
• tadiya mencari popularitas diri, sekarang mencari hidup yang berkenan kepada Allah.

Rasul Paulus… begitu bertemu Yesus, dia menyerahkan dirinya secara total kepada Tuhan. Dia berkata bahwa apa yang dia lakukan sebelumnya adalah perkara yang sia-sia dan dia anggap bagaikan sampah.

Mengapa Paulus berubah secara drastis seperti itu?
Jawabannya adalah karena dia telah menemukan perkara yang mulia yang tak ternilai dan kekal dalam Yesus.

Sahabat…
Hidup ini pilihan dan sungguh amat banyak pilhan. Kita butuh capaian hidup dan perlu sukses… ini wajar dan normal. Namun kiranya dan penting untuk direnungkan bahwa janganlah kiranya sampai kita lupa!; bahwa apapun yang kita capai, apapun yang kita peroleh sungguh serasa kecil bila dibandingkan dengan harta kekal yang akan Tuhan anugerahkan kelak… sungguh luar biasa bedanya.

Karena itu, teruslah tumbuh keyakinan kita di dalam Yesus. Biarlah kita semakin kuat di dalam Dia. Keyakinan yang kuat akan Yesus akan memotivasi kita untuk melakukan perkara-perkara mulia bersama Tuhan. Hal itu juga mendorong kita untuk mau berbuat sesuatu bagi Tuhan dan mempersembahkan hidup ini sebagai korban syukur dan wujud ketaatan kepada perintah Allah.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Luis Quintero

Comments

comments