Kebahagiaan Sejati Berasal dari Tuhan

Viewed : 1,002 views

Mazmur 115:15-16
Diberkatilah kamu oleh TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. Langit itu langit kepunyaan TUHAN, dan bumi itu telah diberikan-Nya kepada anak-anak manusia.

Sekali peristiwa… sepasang suami istri berjalan kaki memasuki sebuah daerah pemukiman yang penuh dengan rumah besar dan megah.

Sang istri berkata kepada suaminya, ”Pa, bagus sekali rumahnya itu ya. Alangkah berbahagianya pemilik rumah besar itu. Mereka pasti merasa tenang dan hidup nyaman di dalam rumah itu”

Tersirat dalam hati ibu itu betapa dia juga ingin memiliki rumah besar seperti itu. Tentu ini adalah keinginan yang wajar.

Lantas suaminya berkata, “Doakan saja agar suatu saat nanti kita juga dapat memiliki rumah sebagus itu”

Lima menit kemudian di depan mereka melintas sebuah mobil bagus. Kembali lagi sang istri berkata, “Alangkah enaknya mereka ya. Dengan naik mobil seperti itu, mereka tidak kecapaian seperti kita berjalan kaki seperti ini”

Suaminya berkata, “Tenanglah, doakan saja biar suatu saat nanti kita juga dapat mobil seperti itu, bahkan lebih bagus”

Tak lama kemudian mereka melewati sebuah restoran. Istrinya berkata, “Pa, alangkah nikmatnya mereka yang sedang makan dalam restoran itu ya”

Suaminya berkata lagi, “Doakan saja Ma, kalau kita sudah punya banyak uang, kita akan makan bersama anak-anak di situ”

Sang istri mulai kelihatan agak protes dan berkata, “Pa, perasaan dari tadi Papa bilang doakan terus. Kira-kira kapan doa kita itu dijawab?”

Sahabat…
Meski tidak kita ucapkan, mungkin sering terlintas dalam hati dan pikiran kita betapa kita tidak bersabar dan tidak dapat menerima keadaan sebagaimana kita ada. Atau mungkin kita memiliki patokan tertentu sebagai ukuran bahagia.

Karena itulah sering juga ada orang-orang tertentu yang begitu antusias mencari kebahagiaan bahkan ada yang di luar batas. Namun bagi kita yang percaya diingatkan bahwa kebahagiaan sejati berasal dari Tuhan.

Tuhan yang memberikan berkat dan berkat itu tidak selalu dan tidak mesti dalam bentuk materi.

Tuhan memberikan kepada kita kebahagiaan yang sejati. Meski jalan-Nya sulit untuk dipahami, tetapi bila kita taat, kita akan memperoleh yang terbaik sesuai dengan takaran Tuhan untuk menjadi bagian kita. Bila diyakini hal ini, kita akan berbahagia dalam setiap situasi.

Biarlah Tuhan memberkati segala apa yang ada pada kita. Walau apa yang ada pada kita tidak sebanyak dan tidak sebagus apa yang dimiliki orang lain, tetapi bila berkat Tuhan menaungi kita, itulah kemegahan dan kenyamanan yang lebih sempurna.

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita dengan kasih-Nya yang tanpa batas. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by FORMAT arw on Unsplash

Comments

comments