Berbahagialah Sang Pembawa Damai

Viewed : 876 views

Matius 5:9
Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.

Seorang siswa merasa tidak nyaman di kelasnya karena sering mendapat gangguan.

Kerapkali dia kecil hati melihat teman-temannya bersikap kurang bersahabat dan sinis. Dia sering mendapat ejekan dan perlakuan kasar dan tidak pantas. Dia sungguh merasa tidak nyaman. Haruskan dia pindah sekolah?

Lingkungan di mana kita hidup sering tidak nyaman. Mungkin suasananya. Mungkin orang-orangnya.

Sering kita menemukan orang-orang yang tidak cocok yang membuat suasana hati tidak damai. Iklim dimana kita ditempatkan tidak sesuai dengan apa yang kita harap. Inilah kenyataan hidup yang tidak bisa dihindari. Kita harus berbuat apa? Apakah perlu menghindari orang-orang?

Menghindar dari persoalan bukanlah cara baik, tetapi mampu menghadapi dan mengatasinya adalah solusi tepat.

Biarlah Tuhan secara total memelihara kehidupan kita dari setiap situasi dan suasana hidup yang tidak menyenangkan.

Paling penting adalah kita jangan ikut-ikutan memicu dan menciptakan suasana ketidaknyamanan. Sebaliknya, mari kita membawa damai kepada semua orang. Itulah hal baik yang dapat kita lakukan. Ingatlah sabda Kritus: ”Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

Selamat bearktiitas.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Jonathan Meyer on Unsplash

Comments

comments