Problema Hidup

Viewed : 418 views

Matius 11:28
Marilah KepadaKU, semua orang yang letih lesu dan berbeban berat, aku akan memberi kelegaan kepadamu”

Satu hal yang tidak permisi untuk masuk ke dalam kehidupan seseorang adalah pergumulan atau problema hidup. Masalah sering muncul tanpa diharap-harap dan tanpa diminta.

Masalah sering sebegitu rupa, sehingga apabila seseorang terkena, dampaknya timbul rasa khawatir.

Di lain pihak banyak pula orang yang merasa tertekan akan sesuatu bayangan yang sebenarnya tidak perlu dirisaukan.

Pernah dilakukan pengamatan oleh sekelompok orang dan menyimpulkan bahwa 80% dari apa yang dikhawatirkan manusia sebenarnya masalah yang tidak akan pernah terjadi. Tetapi manusia tetap saja ketakutan, khawatir dan tertekan.

Pengamatan lain juga memperlihatkan bahwa stress dan depresi yang berkepanjangan menjadi salah satu pemicu penyakit yang secara tiba-tiba dapat saja merenggut jiwa manusia.

Masalah adalah sesuatu yang akan selalu ada dalam hidup ini! Persoalanya adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.

Bagaimana sikap menghadapi masalah, di situlah masing-masing orang berbeda… dan ini yang menentukan apakah kita menang atau kalah. Semestinya kita menang!

Marilah kita merenungkan kasih Allah yang sangat dalam dan indah. Inilah salah satu obat mujarab yang mampu membawa kita keluar dari rasa tertekan dan ketakutan yang berlebihan.

Hendaklah kita berprinsip dan yakin bahwa bersama Allah tidak ada masalah yang tidak dapat diatasi… seberapa besarpun masalah tersebut. Kita perlu menyerahkan diri kepada Allah.

Biarlah Allah mengambil alih masalah kita. Kita perlu berserah kepadan-Nya.DIA akan bertindak dan memberi kelegaan kepada kita.

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Yosi Prihantoro on Unsplash

Comments

comments