Sang Gembala yang Baik

Viewed : 2,553 views

Mazmur 23:1-2
TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang.

Tuhan Allah mengenal setiap kita dengan detail, bahkan Allah lebih mengenal kita dari pada kita mengetahui diri kita sendiri. Hal ini disebabkan karena Dia yang menciptakan kita.

Kasih Allah sungguh tak terbatas dan hal itu nyata melalui perhatian-Nya kepada kita.

Meski kita sering merasa tak berarti, tetapi yakinlah bahwa kita sungguh berharga di mata Allah. Justru karena penghargaan Allah yang tinggi atas kitalah yang menggerakkan Yesus datang ke dunia untuk menebus kita.

Kedatangan Yesus bukan hanya untuk perbaikan moral kita, tetapi Dia adalah Gembala yang baik yang memberikan hidup-Nya bagi kita domba-domba-Nya.

Dia disalibkan agar kita diselamatkan. Hukum Taurat yang diturunkan melalui Musa ditujukan agar kita mengenal hukum Allah sebagai standar-Nya yang amat tinggi dan kita akan disadarkan bahwa tidak ada seorangpun yang mampu mencapai standar Allah untuk dapat melakukan Hukum Taurat itu.

Kehadiran Kristus membawa pengampunan oleh kasih karunia. Yesus adalah Mesias dan Gembala Yang Agung. Dialah Gembala yang baik yang memberikan nyawa-Nya. Dia memberikan darah dan hidup-Nya untuk menyelamatkan agar kita hidup.

Setelah Dia menyelamatkan kita, Dia tetap menyertai dan memelihara hidup kita. Oleh karena itu yang perlu kita lakukan adalah mendekatlah semakin dekat kepada-Nya.
Alangkah ruginya jika dalam hidup ini kita hanya mengecap kebaikan-Nya saja tetapi kita tidak mengenal pribadi-Nya yang AGUNG.

Biarlah kita tetap berada dalam lingkaran kasih Allah dan jangan mau keluar dari situ. lihatlah dan kecaplah betapa baiknya Tuhan.

Mari kita berkata dengan yakin, ”TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang.”

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Jonathan Borba on Unsplash

Comments

comments