Jadilah Pelayan dan Pekerja Tuhan yang Setia

Viewed : 3,097 views

1 Petrus 2:9
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.

Kita telah dipilih Allah menjadi umat-Nya. Tidak sekedar dipilih menjadi umat-Nya, tetapi juga dipilih menjadi teman sekerja-Nya.

Sebagian kita dipilih dan dipanggil menjadi pekerja penuh waktu melayani Tuhan. Ada yang diberi tanggung jawab secara struktural menggembalakan dan membimbing umat-Nya.

Sebagian lagi dipilih melayani Tuhan tanpa meninggalkan profesinya dalam dunia sekuler, dimana mereka bekerja tetapi memiliki hati memberi waktu untuk melayani dalam perluasan Kerajaan Allah.

Kita tidak tahu persis apa dasarnya Allah memilih kita. Yang jelas bukan karena kebaikan dan kegagahan kita. Bukan pula karena kita mampu. Tetapi semua itu karena kasih karunia dan Allah tentu tidak salah dengan pilihan-Nya.

Sering tidak kita sadari bahwa kita telah dipilih dan kurang menyadari betapa berharganya dan betapa mulianya panggilan Allah. Karena itu kita sering kalah oleh hal-hal kecil yang membuat kita tidak/kurang setia berperan sebagai orang terpilih.

Untuk jabatan di dunia yang sementara ini saja banyak orang berebut, betapa semestinya kita harus tetap setia dan bersemangat menjalankan visi dan missi Tuhan di dunia ini. Mengerjakan pekerjaan Tuhan kekal sifatnya.

Dalam militer, ada front depan yang kontak senjata langsung berhadapan dengan musuh. Ada front bantuan tempur di belakang. Tetapi mereka semua satu adanya… sama-sama menjadi militer yang setia untuk berjuang memperoleh kemenangan.

Front manakah kita dalam melayani Tuhan? Tidaklah penting mempersoalkan front mana kita adanya, tetapi jadilah pelayan dan pekerja Tuhan yang setia.

Ingatlah selalu ayat firman Tuhan di atas; bahwa kita adalah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kita memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kita keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.
Puji Tuhan!

Selamat beraktifitas.

Tuhan Yesus memberkati kita senantiasa. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by David Mark from Pixabay

Comments

comments