1 Petrus 2:9
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.
Kita tidak tahu mengapa dan apa dasarnya kita yang dipilih Allah untuk diselamatkan. Yang jelas bukan karena kebaikan dan kelayakan kita. Bukan pula karena kita mampu. Tetapi semua itu karena kasih karunia dan Allah tidak salah dengan pilihan-Nya.
Sering tidak kita sadari bahwa kita telah dipilih dan kurang menyadari betapa berharganya dan betapa mulianya pilihan dan panggilan Allah atas kita. Karena itu kita sering kalah oleh hal-hal kecil yang membuat kita kurang setia berperan sebagai orang-orang terpilih.
Untuk jabatan di dunia yang fana ini banyak orang berebut dan mungkin itu wajar aja bagi orang-orang, namun betapa semestinya kita bersyukur bahwa sesungguhnya kita sudah mendapat lebih dari apa yang cenderung diperebutkan orang di dunia sementara ini.
Karena itu tetaplah setia dan bersemangat menjalankan visi dan misi Tuhan di dunia ini. Kita sedang diberi kesempatan mengerjakan pekerjaan Tuhan yang luar biasa dan kekal sifatnya.
Kita telah dipilih Allah menjadi umat-Nya. Tidak sekedar dipilih menjadi umat-Nya, tetapi juga dipilih menjadi teman sekerja-Nya;
• sebagian dipilih dan dipanggil menjadi pekerja penuh waktu melayani Tuhan menggembalakan dan membimbing umat-Nya,
• sebagian dipilih melayani Tuhan tanpa meninggalkan profesinya dalam dunia sekuler… meski bekerja mencari nafkah tetapi masih memiliki hati memberi waktu untuk perluasan Kerajaan Allah.
Dalam militer ada front depan yang kontak senjata langsung berhadapan dengan musuh. Ada yang menjadi bantuan tempur dari belakang. Tetapi mereka semua satu adanya; sama-sama menjadi militer yang setia dan patuh berjuang memperoleh kemenangan.
Front manakah kita dalam melayani Tuhan?
Tidaklah penting mempersoalkan front mana kita adanya, tetapi ingatlah apa kata rasul Petrus, “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.”
Tetaplah bertumbuh dan jadilah pelayan dan pekerja Tuhan yang setia!
Selamat beraktifitas.
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by RODNAE Productions




