Kolesterol Rohani

Viewed : 761 views

Lukas 11:28
Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya

Ada banyak orang yang setiap hari memakan makanan bergizi, tetapi setelah ditest kesehatannya, ternyata tidak sehat sebagaimana mestinya. Menurut hasil pemeriksaan dinyatakan kolesterolnya meningkat dan diingatkan dokter agar orang tersebut rajin berolah raga.

Kurang olah raga menyebabkan gizi makanan yang dipasok ke dalam tubuh menumpuk. Dengan berolahraga teratur, gizi tersebut akan dibakar menjadi energi dalam tubuh, sehingga tubuh menjadi sehat.

Ada banyak orang yang kehidupan rohaninya penuh gizi firman Tuhan karena rajin mendengar dan mempelajarinya. Tentu saja ini sangatlah baik karena semestinyalah kita selalu rindu akan kebenaran firman Allah. Tetapi apabila firman Tuhan hanya sampai dalam tingkat pikiran dan berhenti sampai di situ saja, tentu bukanlah ini yang diinginkan Tuhan.

Kehendak Allah adalah agar firman Tuhan yang kita dengar, kita baca, kita pelajari dan yang kita renungkan; dapat mengubah hidup kita. Perubahan hidup tersebut terlihat dari sikap dan perilaku seseorang.

Melakukan Firman Tuhan dalam bentuk ketaatan sehari-hari dapat diumpamakan sebagai sarana olah raga rohani. Ketaatan membuat kehidupan rohani kita menjadi sehat.

Bila hidup dalam ketidaktaatan, maka pengetahuan akan Firman Tuhan dapat menumpuk bagai kolesterol rohani.

Mengetahui firman Tuhan tetapi tidak melakukannya, maka pengetahuan tersebut dapat saja digunakan untuk pembenaran diri dan merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Betapa banyak orang hidup seperti itu.

Tuhan Yesus dengan tegas mengatakan bahwa orang yang mendengar firman Tuhan, tetapi jika tidak melakukannya, maka orang tersebut disamakan dengan orang bodoh yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Bila turun hujan, maka rumah itu dapat rusak berat dan hanyut karena dasar dan pundasinya tidak kuat.

Apabila kita hanya tahu firman Tuhan, tanpa ketaatan dan tanpa melakukannya, kita berada dalam posisi tidak bijaksana. Hidup kita akan rapuh dan tidak kuat menghadapi tantangan hidup.

Sebaliknya bila kita mendengar firman Tuhan dan melakukannya, maka Tuhan Yesus mengumpamakan kita sebagai orang bijaksana yang membangun rumahnya dengan kokoh di atas batu. Bila hujan deras datang, maka rumah itu akan tetap berdiri teguh sebab dasarnya sangat kuat.

Oleh karena itu marilah kita masuk dalam kumpulan orang-orang bijaksana. Aminkan firman-Nya dan lakukanlah perintah Tuhan dalam ketaatan. Dengan demikianlah kita dapat memiliki kehidupan rohani yang kuat.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Alora Griffiths on Unsplash

Comments

comments