Yohanes 10:11-12
Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu.
GEMBALA-domba adalah gambaran kedekatan antara Tuhan Yesus dengan kita yang telah percaya dan menerima-Nya.
Sebagai GEMBALA SEJATI, Kristus menjaga kita. Dia melindungi kita. Kristus menuntun kita. Yang paling berharga adalah Dia telah tuntas dan sempurna memberikan nyawa-Nya bagi kita.
Tidak perlu kita ragu akan Yesus yang menjadi GEMBALA kita. Pemeliharaan-Nya kekal dan tetap. Tidak ada masalah dengan seluruh apa yang Dia katakan dan segenap janji-Nya.
Yang kerap menjadi masalah adalah bagi kita sebagai domba-Nya;
• Apakah kita menjadi domba yang mengenal GEMBALA dengan baik?
• Apakah kita menjadi domba yang taat mengikut GEMBALA dengan setia?
• Apakah kita menjadi domba yang selalu lapar memakan rumput hijau dan sehat yang diberikan dan disediakan GEMBALA kita?
• Apakah kita menjadi domba yang senantiasa mendengar dan menyuarakan suara GEMBALA kita?
• Apakah kita menjadi domba yang memberi pengaruh baik bagi domba lain dalam naungan GEMBALA kita?
Sebagaimana Tuhan Yesus menjadi GEMBALA kita yang baik dan bertanggung jawab penuh atas kita, maka marilah kita menjadi domba yang taat dan setia kepada GEMBALA AGUNG kita.
Selamat beraktifitas.
Tuhan Yesus, GEMBALA AGUNG, menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Catherine A G M on Unsplash




