1 Raja-raja 21:4
Lalu masuklah Ahab ke dalam istananya dengan kesal hati dan gusar karena perkataan yang dikatakan Nabot, orang Yizreel itu, kepadanya: “Tidak akan kuberikan kepadamu milik pusaka nenek moyangku.” Maka berbaringlah ia di tempat tidurnya dan menelungkupkan mukanya dan tidak mau makan.
Ahab, raja Samaria menginginkan kebun anggur milik Nabot. Ahab memintanya, tetap Nabot tidak mau. Akibatnya Ahab kesal dan gusar. Ahab berbaring di tempat tidurnya dan tidak mau makan.
Apakah kebun anggur itu begitu pentingnya sehingga membuat Ahab sampai menelungkupkan mukanya bersedih mendalam?
Dalam peristiwa ini kelihatan sikap Ahab seakan kekanak-kanakan, padahal dia seorang raja yang pastilah memiliki harta jauh lebih banyak dan jauh lebih berharga dibandingkan sekedar kebun anggur milik Nabot.
Kitapun betapa sering seperti Ahab; merasa kecewa dan kurang bergairah dengan hidup ini oleh karena hal kecil. Kita sering bersikap buruk manakala keinginan sepele kita tidak terkabul, padahal sebetulnya Tuhan sudah memberi apa yang terbaik bagi kita.
Sikap Ahab mewakili sikap kita yang selalu melihat apa yang belum kita punya, sementara mata kita tertutup melihat apa yang sudah Tuhan beri.
Marilah kita tetap semangat dan mensyukuri atas semua apa yang Tuhan telah beri. Untuk hal-hal yang kita merasa perlu dan belum didapatkan, usahakan terus dan doakan. Kalau memang itu baik dalam pandangan Tuhan, pastilah Dia beri… tidak mungkin tidak. Dalam hal ini sikap kedewasaan iman kita sungguh diuji dan kita harus menang.
Selamat beraktifitas.
Tuhan Yesus menyertai dan melimpahkan kasih setia serta rahmat-Nya kepada setiap kita. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Image by Pezibear from Pixabay




