1 Raja-raja 8:57-58
Kiranya TUHAN, Allah kita, menyertai kita sebagaimana Ia telah menyertai nenek moyang kita, janganlah Ia meninggalkan kita dan janganlah Ia membuangkan kita, tetapi hendaklah dicondongkan-Nya hati kita kepada-Nya untuk hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, dan untuk tetap mengikuti segala perintah-Nya dan ketetapan-Nya dan peraturan-Nya yang telah diperintahkan-Nya kepada nenek moyang kita.
Terlepas dari siapa dan bagaimana raja Salomo dengan kehidupannya, terutama di akhir hidupnya, namun doa Salomo di atas adalah kiranya menjadi doa kita.
Kita berdoa dan berharap agar hati kita tetap condong kepada Tuhan. Hati kita tetap terarah kepada Dia. Kita tetap hidup menurut seluruh jalan yang ditunjukkan-Nya.
Dalam status kita yang telah dibebaskan dan telah dimerdekakan oleh Kristus, jalan aman dan nyaman bagi kita adalah tetap mengikuti perintah-Nya.
Di ujung kehidupan setiap orang yang taat, tidak akan pernah ada penyesalan. Karena itu mari kita memilih dan menetapkan untuk tetap setia dan taat kepada Kristus. Itulah pilihan dan keputusan terbaik yang harus kita ambil.
Mazmur 119:112
Telah kucondongkan hatiku untuk melakukan ketetapan-ketetapan-Mu, untuk selama-lamanya, sampai saat terakhir.
Selamat beraktifitas.
Tuhan menyertai kita dalam mencondongkan hati dan pikiran kita kepada-Nya. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Suketu Solanki on Unsplash




