2 Samuel 22:1-4
Daud mengatakan perkataan nyanyian ini kepada TUHAN pada waktu TUHAN telah melepaskan dia dari cengkeraman semua musuhnya dan dari cengkeraman Saul.
Ia berkata: “Ya, TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku, tempat pelarianku, juruselamatku; Engkau menyelamatkan aku dari kekerasan.
Terpujilah TUHAN, seruku; maka aku pun selamat dari pada musuhku.
Nyanyian Daud atas kelepasan dari cengkeraman musuhnya sungguh indah.
Daud yakin akan pertolongan Tuhan. Allah digambarkan sebagai bukit batu yang kuat tempat dia berdiri kokoh.
Allah sebagai perisai dan benteng tempat berlindung.
Daud memiliki musuh, namun Allah memberi keselamatan dan kemenangan bagi dia.
Apa yang diyakini Daud tentang Allah, adalah juga keyakinan kita. Allah yang disembah Daud adalah Allah kita juga di dalam Yesus Kristus.
Oleh karena itu mari kita bersyukur kepada Tuhan yang telah membuat kita berkeyakinan seperti Daud.
Ada musuh kegelisahan dan ketakutan bagi kita, tetapi yakinlah akan Allah sebagai gunung batu, benteng dan keselamatan serta perisai bagi kita.
Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Tuhan menyertai dan memberkati kita. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Photo by Mateus Campos Felipe on Unsplash




