Kecemburuan Allah

Viewed : 609 views

Mazmur 46:10
Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!

Pada zaman dahulu banyak orang terikat dengan berhala; percaya dengan kuasa-kuasa gelap. Mereka memegang jimat-jimat. Kuburan-kuburan dan tempat-tempat yang dianggap keramat didatangi dengan maksud meminta petunjuk dan pegangan.

Dewasa ini, dalam zaman teknologi yang sudah majupun, masih banyak orang yang percaya dan mengikatkan diri dengan berhala dan kuasa-kuasa gelap. Banyak orang Kristen yang mencampuradukkan keyakinannya dengan keyakinan kuasa gelap. Akibatnya rasa hormat dan kebergantungan kepada Tuhan tentu terganggu.

Ada banyak orang yang mengatakan percaya kepada Tuhan, tetapi masih bermain-main dengan kuasa kegelapan, masih memegang benda-benda tertentu yang dijadikan jimat untuk menjaga diri.

Bila mengalami kesusahan atau ada penyakit, mereka cenderung datang kepada “orang pintar” yang dianggap dapat memberi solusi dan menyembuhkan. Hal ini menjadi kekejian di mata Tuhan.

Selain itu, mungkin juga ada berhala-berhala modern. Berhala modern yang dimaksudkan adalah segala sesuatu yang mengalahkan kedudukan Tuhan dalam hati manusia. Berhala modern yang dipertuhankan dapat berupa materi, hobby, jabatan, dan sebagainya.

Tuhan tidak suka ada “allah lain” dalam hidup kita. Ingat kembali dalam SEPULUH PERINTAH ALLAH, bahwa Dia adalah Allah yang cemburu. Jangan ada sama sekali dalam hati dan pikiran kita untuk menyembah oknum lain selain Dia.

Kecemburuan Allah adalah untuk kebaikan kita, agar kita tidak lari dari Dia, sebab di luar Allah kita tidak aman. Orang yang bersama “allah lain” akan terhilang dan binasa.

Jangan tergoda dan jangan tertipu oleh rayuan iblis yang terus menerus berusaha menarik kita dari hadirat Allah Bapa yang mengasihi kita.

Dalam situasi apapun; baik suka atau duka, senang atau susah, dalam keadaan beruntung atau sedang mengalami kerugian… tetaplah bertahan dan maju bersama Yesus Tuhan kita. Eratkanlah diri kita kepada Dia. Kristus yang seharusnya disembah dan ditinggikan.

Selamat beraktifitas.

Tuhan menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Kevin Phillips from Pixabay

Comments

comments