Hidup Dengan Memegang Kebenaran

Viewed : 913 views

Yesaya 55:7
Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.

Ada orang-orang tertentu yang begitu berani mengambil yang bukan haknya dalam bentuk manipulasi, penipuan ataupun korupsi. Orang-orang hanya memikirkan dirinya tanpa pernah berpikir dan tak peduli dengan kerugian orang lain.

Bila dicermati, terkadang orang-orang tersebut bukanlah orang yang kekurangan, tapi justru orang yang telah berkecukupan dan mapan. Rupanya memang ada saja yang tak pernah puas dan tidak pernah merasa cukup dengan apa yang telah ada, haus terus dengan apa yang disebut sebagai uang dan harta.

Janganlah kita melakukan perbuatan seperti itu. Jangan bertindak bodoh dengan melakukan kecurangan apapun bentuknya. Tuhan tidak dapat dibohongi. Kalau Tuhan murka, sungguh mengerikan.

Nabi Yesaya menyerukan agar orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya. Biarlah semua orang sadar akan kesalahannya, setelah itu kembali kepada Tuhan. Tuhan Yang Maha Kasih akan memberi pengampunan dengan limpahnya kepada setiap orang yang bertobat dan datang bersegera kepada-Nya.

Mari kita hidup dengan memegang kebenaran. Kita akan damai bila dekat dengan Tuhan. Allah tetap mengasihi kita. Pintu anugerah dan berkat akan dibukakan Tuhan pada waktunya bila memang hal itu adalah rejeki dan bagian kita. Yakinlah!

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Sharon McCutcheon on Unsplash

Comments

comments