Waktu Khusus Untuk Bergaul dengan Firman-Nya

Viewed : 595 views

Mazmur 40:8
Aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku.”

Seorang teman memberi resep yang cukup baik untuk menjaga diri agar tidak terlalu banyak makan di pesta.

Sebelum pergi ke pesta, kenyangkan tubuh dengan makanan yang baik dan sehat. Makanlah buah segar supaya perut rada kenyang. Ruang perut yang kosong akan semakin kecil sehingga makanan yang masuk ke tubuh dapat lebih diawasi. Nafsu makan dapat terkendali dengan baik.

Begitu juga dengan perbendaharaan hati kita, sering cenderung dimasuki oleh hal-hal yang tidak baik dan merusak. Hal itu harus dijaga!

Cara menjaga yang paling baik adalah dengan mengisi dan mengenyangkan hati dan pikiran kita dengan firman Tuhan.

Mazmur 119:11
Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

Bila hati dan pikiran dipenuhi serta disegarkan dengan firman Allah, maka ruang-ruang kosong dalam hati dan pikiran tidak ada lagi. Pikiran dan tabiat yang merusak tidak mampu masuk, sebab firman-Nya membentengi kita.

Firman Tuhan yang sudah mendarah daging akan berfungsi memelihara kehidupan kita. Segala sifat-sifat yang baik dan mulia akan bertumbuh dalam diri kita.

Seandainya ada obat yang mahal sekalipun harganya, bila obat tersebut mampu membuat perilaku kita menjadi baik, akan kita usahakan membelinya. Namun sayang sekali tidak ada obat seperti itu.

Obat sejati yang dapat menjaga hidup kita semakin baik hanyalah firman Tuhan. Sebab itu biarlah firman Tuhan sebagai senjata hidup selalu menjadi kesukaan kita.

Upayakanlah walaupun sebentar, setiap hari ada waktu khusus untuk bergaul dengan firman-Nya. Baca dan renungkan dan lakukanlah firman-Nya.

Tuhan memberkati dan menyertai kita. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Photo by Priscilla Du Preez on Unsplash

Comments

comments