Mazmur 51:10
Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!
Penebang kayu senantiasa mengasah kapaknya agar tetap tajam sehingga mampu menebang kayu dengan mudah dan cepat.
Pemburu mengencangkan busurnya sehingga mampu menaklukkan binatang buruannya dengan tepat.
Pelukis meraut pinsilnya sehingga mampu melukis suatu objek dengan baik dan indah.
Begitulah prinsip sederhana agar tetap produktif dan kualitas dari apa yang dilakukan tetap terjaga.
Secara perlahan tapi pasti manusia akan terus mengalami perubahan. Bila tidak diasah, kecerdasan dapat dengan mudah tertinggal oleh kemajuan zaman.
Begitupun hati kita… hati kita perlu diperbaharui ke arah yang lebih baik, agar tetap segar dan bergetar untuk mampu menangkap kemauan dan kehendak Tuhan.
Pada umumnya manusia normal tidak mau dicap berhati jelek dan ingin dipandang hatinya baik, tapi faktanya hati manusia gampang terkotori dan diburamkan oleh debu-debu dunia ini.
Hati manusia dapat bertumbuh menjadi lebih baik bila di dalamnya bertakhta Yesus Kristus. Pembaharuan hati akan nyata bila dibaharui oleh Roh Kudus.
Dengan pertolongan Tuhan, hati manusia dapat dibersihkan dan dibaharui. Namun meskipun Tuhan mampu merubah hati manusia, tetapi tidaklah pembaharuan itu terjadi otomatis begitu saja.
Manusia yang ingin berubah hatinya, haruslah mau membuka hati dan menerima kehadiran Yesus Kristus dalam hidupnya… lahir baru. Setelah itu akan ada keinginan dan kerinduan terus-menerus untuk bertumbuh dan berubah.
Mari kita berdoa meminta kemampuan kepada Tuhan dan mengambil langkah serta komitmen untuk berubah. Harus ada komitmen yang kuat untuk menjadi manusia baru yang memiliki hati baru.
Bila manusia memiliki hati yang telah dibaharui, maka perubahan penampilan fisik yang cenderung merosot tidak lagi menjadi masalah karena sukacita berasal dari hati nurani.
Hati nurani yang baru dan baik akan dapat menangkap dan merasakan nyanyian kebahagiaan hidup. Untuk itu mari kita berseru seperti Daud, ”Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!”
Tuhan memberkati dan menyertai kita. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Image by Free-Photos from Pixabay




