Lukas 9:23
Kata-Nya kepada mereka semua; “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.”
Predikat sudah menjadi Kristen, belumlah menjadi jaminan seseorang hidup taat dan setia mengikut Yesus; serta belum menjadi jaminan seseorang hidup menurut kehendak Allah.
Kesetiaan seseorang terhadap Allah akan diuji oleh waktu.
Kesetiaan kepada Allah merupakan pilihan dan keputusan setiap waktu.
Setiap saat kita akan dihadapkan apakah kita akan memilih dan memutuskan “ya” atau “tidak” atas apa yang berkenan kepada Allah.
Keputusan yang tepat dan komitmen mengikut Yesus, kuncinya terletak kepada sejauh mana hati kita mencintai Yesus. Sejauh mana kita rela menyangkal diri dan siap memikul salib.
Mari kita bertanya kepada diri kita, “Apakah cinta saya kepada dunia ini melebihi cinta saya kepada Yesus?”
Janganlah tukarkan iman kita dengan sesuatu di dunia ini yang tampaknya lebih menarik.
Mari kita sungguh-sungguh mengikut Kristus. Mari menanggalkan semua beban yang menghalangi kita untuk tetap setia mengikut Kristus.
Biarpun sulit jalannya dan sukar melakukannya, namun Tuhan Yesus berfirman agar kita menyangkal diri dan memikul salib kita setiap hari.
Tuhan menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.
Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |
Image by Emmanuel Mendez from Pixabay




