Berseru kepada TUHAN

Viewed : 2,078 views

Yunus 2:1-2
Berdoalah Yunus kepada TUHAN, Allahnya, dari dalam perut ikan itu, katanya: “Dalam kesusahanku aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku, dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak, dan Kaudengarkan suaraku.

Oleh karena ketidaktaatan Yunus, tragis apa yang dialaminya. Dia diijinkan Allah ditelan ikan. Tentu ini pengalaman yang sangat langka.

Dari dalam perut ikan yang menelannya, dia berdoa kepada Tuhan.
Dalam doanya Yunus berseru, “Dalam kesusahanku…”

Pastilah memang susah dan sulit posisi Yunus. Dalam keadaan seperti itu tidak ada lagi yang dapat dilakukan Yunus. Tidak ada lagi daya selain berdoa minta tolong dan menyerahkan diri kepada Tuhan. Sebelumnya Yunus merasa dapat melarikan diri dari perintah Tuhan… setelah dalam perut ikan tidak bisa.

Oleh karena berbagai penyebab, mungkin kita dihadapkan dengan situasi pelik dan rumit. Rasanya tidak ada lagi yang dapat dilakukan. Tidak ada rasanya orang yang bersahabat mau ulurkan tangan untuk menolong. Dalam susana seperti itu ada orang yang nekad mencelakakan dirinya ambil jalan singkat.

Konon kabarnya baru-baru ini ada orang yang mau bunuh diri karena alasan cintanya ditolak oleh seorang yang dia sukai. Dunia ini jadi gelap baginya. Dia tidak siap… Mentalnya rapuh. Inilah fakta nyata, betapa masalah yang rasanya begitu berat dapat membuat orang ambil jalan pintas.

Mungkin kita juga ada yang sedang merasa sesak dihimpit berbagai masalah dari berbagai penjuru mirip-mirip apa yang dialami Yunus. Dalam situasi seperti itu, masih tetap ada harapan. Masih bisa kita berdoa minta tolong. Ada Tuhan.

Sahabat yang kekasih, memang kita harus mengupayakan jalan keluar dari berbagai masalah, namun jangan lupa untuk berdoa kepada Tuhan. Tuhan akan menolong, Dia akan beri kekuatan ekstra untuk kita mendapatkan jalan ke luar.

Tetaplah kita berharap kepada Allah SUMBER PERTOLONGAN kita.

Selamat belajar.
Selamat bekerja.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus beserta kita.
Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by Jackson David from Pixabay

Comments

comments