Aku Tersesat

Viewed : 2,338 views

Mazmur 119:176
Aku sesat seperti domba yang hilang, carilah hamba-Mu ini, sebab perintah-perintah-Mu tidak kulupakan.

Kita dahulu tersesat oleh dosa-dosa kita, tetapi ketika kita percaya dan menerima Kristus, maka kita sudah dipulihkan dan diselamatkan.

Walau demikian, masih ada kemungkinan sesatan-sesatan lain yang kita lakukan.

Mungkin pikiran kita belum sepenuhnya benar.

Atau kebiasaan-kebiasaan lama belum terkikis secara keseluruhan… belum tuntas

Mungkin pula ajaran-ajaran lain yang tidak sesuai dengan firman Tuhan mempengaruhi.

Kita juga mungkin belum sepenuhnya berada dalam panggilan Tuhan yang semestinya kita tempuh.

Banyak lagi… sehingga kita berada dalam kondisi tersesat.

Dalam hal ini, yang terbaik yang kita lakukan adalah menyerahkan diri dan berserah kepadaTuhan.

Kita berharap dan meminta kepada Tuhan agar jika kita berada dalam kondisi-kondisi tidak benar, Allah dengan cara-Nya mencari kita… mengingatkan kita untuk kembali.

Untuk itu kita harus memiliki sikap terbuka kepada Tuhan melalui firman-Nya. Itulah sebabnya mengapa kita sungguh butuh mendengar, membaca, mempelajari dan merenungkan firman-Nya. Juga kita perlu menghafalkan firman Tuhan.

Sejalan dengan itu, kita juga butuh terbuka mendengar nasihat orang-orang yang mengasihi Tuhan.

Jangan abaikan dan jangan anggap remeh dengan kesesatan, walaupun nampak kecil. Hal itu dapat membesar dan dapat berdampak buruk dan fatal ke depan bagaikan illustrasi rumus sederhana:
∆E = R x ∆e
dimana;
∆E: simpangan, aktualisasi kita
R: radius; mencerminkan jarak yang kita tempuh seiring berjalannya waktu… yang kita tempuh setiap hari dalam hidup ini
∆e: kesalahan awal

Sebab itu mari kita jaga dan cermati ∆e masing-masing. Jagalah dan kontrol itu… selalu kembalikan ke angka sedemikian sehingga totalnya NOL, sehingga kita selamat sentosa sampai tujuan akhir sesuai kehendak dan rancangan Allah bagi kita masing-masing.

Mari kita lanjutkan pertumbuhan iman kita dengan belajar firman-Nya dan memiliki sahabat-sahabat iman.

Dengan demikian kesesatan-kesesatan dapat kita hindari. Hidup kita terpelihara dengan aman di jalan Tuhan.

Selamat berlibur.
Selamat beraktivitas
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memelihara serta menuntun kita untuk hidup dalam kebenaran sesuai firman-Nya.
Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbin-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments