Saling Mendukung dan Saling Menolong

Viewed : 1,373 views

Amsal 27:17
Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.

Dalam perjalanan lewat tol malam hari tadi, mata sudah mengantuk. Tak kuat melawannya. Untuk itu butuh istirahat sejenak di rest area.

Setelah sebentar istirahat, perjalanan dilanjutkan. Mata tetap saja masih terasa berat ngantuk, apalagi jalan sepi.

Namun ketika ada sorotan lampu dari belakang, membuat mata terjaga. Untunglah mobil tersebut berlaku baik. Dia mengikut dari belakang dengan menyesuaikan kecepatan.

Ada juga mobil lain yang menyusul dan melampaui dengan santun. Karena itu, ditambahlah kecepatan dan diikuti oleh mobil sebelumnya.

Dengan beriringan, tanpa terasa, akhirnya sampai di tujuan dengan selamat dengan tubuh yang bugar.
Puji Tuhan!

Dari pengalaman sederhana ini, saya diingatkan betapa indahnya hidup ini jika kita saling mendukung dan saling menolong. Kita membangun kolaborasi untuk maju bersama sampai tujuan, bukan saling bersaing dan jangan saling menjatuhkan.

Seperti Amsal 27:17 katakan, ibarat besi, maka di dalam Kristus, marilah kita saling menajamkan dengat tepat, bukan saling beradu membuat tumpul. Semua itu dimaksudkan agar kita dapat dipakai Tuhan optimum mencapai tujuan-Nya melalui kehidupan kita sesuai peran dan panggilan-Nya terhadap kita.
S e m o g a ! ! !

Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus senantiasa menyertai dan memberkati kita untuk saling menajamkan. Amin.

Salam dan doa,
Alamta Singarimbun-Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Image by pasja1000 from Pixabay

Comments

comments