RENUNGAN
2 Tesalonika 3:3
Tetapi Tuhan adalah setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat.
Dari masa ke masa, tantangan dan hambatan akan selalu dialami oleh orang-orang percaya. Bentuknya saja yang berbeda-beda.
Kekuatan kita hanyalah Tuhan semata-mata. Hanya Dia yang dapat diharapkan. Tuhan saja yang tidak pernah mengecewakan. DIA SETIA ! !
Manusia sering menyusahkan kita. Orang-orang yang kita merasa dekatpun dapat membuat kita kecewa. Sahabat kita sering tidak memuaskan kita.
Sebaliknya sama saja. Tentu kita juga dapat menyusahkan orang. Harapan orang terhadap kita betapa sering tidak dapat kita penuhi. Kitapun sering melupakan orang. Kita juga sering tidak perhatian dengan orang yang mestinya kita peduli.
Apa yang dikemukakan di atas sering menjadi pengalaman keseharian kita. Hal itu sudah kita alami di masa lalu. Mungkin juga saat inipun sedang kita alami. Ke depanpun masih saja hal tersebut menjadi bagian hidup kita.
Semua itu menunjukkan betapa terbatasnya kita sebagai manusia. Kita diingatkan bahwa hanya Tuhan yang setia. Dia yang akan terus sebagai Bapa yang baik menguatkan hati kita. Allah yang memelihara dan menaungi kita.
Bayangkanlah bila kita tidak sepenuhnya percaya kepada Tuhan, sementara orang-orang di sekitar kita juga tidak memahami kita… kepada siapa lagi kita akan pergi? Tidak ada lagi !
Karena itu mari kita percayakan sepenuhnya hidup kita kepada Tuhan. Jangan ragukan Dia. Dia sumber pertolongan kita.
Meski memang kitapun tidaklah sempurna dan serba terbatas dalam banyak hal, terlepas dari apapun pengalaman kita dengan orang lain, maka marilah kita berupaya dan berusaha menjadi sahabat yang baik bagi siapa saja. Jadilah hidup kita menjadi berkat dan memberkati orang lain. Itu yang diajarkan Kristus kepada kita. Itu teladan-Nya !
Selamat Hari Minggu.
Selamat beribadah.
Selamat melayani.
Allah Bapa Yang Maha Setia menguatkan hati dan memelihara kita.
Amin.
Salam dan doa.
Alamta Singarimbun-Bandung
![]() |
Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya |




