Menantikan Hari Besar, Hari Kedatangan-Nya

Viewed : 208 views

2 Petrus 3:13
Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.

Sering kita menunggu sesuatu. Mungkin kita menunggu di bandara untuk naik ke pesawat. Mungkin menjemput seseorang yang akan datang dari tempat jauh. Kita menunggu di ruang dokter di rumah sakit. Kita menunggu ujian. Kita menunggu di loket untuk membayar rekening. Dan sebagainya.

Berbagai kegiatan orang yang sedang dalam status menunggu. Ada yang tertidur. Ada yang membaca buku. Ada yang asik ngobrol sambil makan dan ngopi, buka laptop, dan sebagainya. Saat ini yang paling banyak dilakukan orang adalah sibuk dengan HP.

Juga semua kita saat ini sedang berada dalam status menantikan HARI BESAR yaitu hari kedatangan Kristus. Berbagai aktivitas kesibukan dan kegiatan orang dalam status penantian tersebut. Sibuk dengan rutinitas hidup. Sibuk bekerja mencari nafkah Sibuk mengurus karir dan jabatan. Ada yang sibuk berbisnis. Ada yang sibuk meneliti untuk menemukan hal-hal baru. Sibuk memperjuangkan kemanusiaan. Ada yang sibuk mencari identitas diri. Ada yang berpetualang mencari sensasi hidup. Juga ada yang tidak berbuat apa-apa.

Hidup ini akan terus berjalan sampai hari penantian itu tiba. Tibanya hari penantian itu akan mengakhiri seluruh peradaban dunia ini. Akan menyetop seluruh aktivitas manusia. Setiap orang percaya akan masuk ke dalam langit dan bumi yang baru.

Sebab itu marilah kita sejenak merenungkan kembali untuk menilai makna dari apa yang telah kita lakukan selama ini. Mari memaknai apa yang akan kita lakukan mengisi sisa detik… menit… jam… hari… minggu… bulan… tahun… yang masih akan dijalani. Adakah kaitan antara apa yang kita lakukan dengan HARI BESAR yang akan segera datang itu?

Meskipun saat ini silih berganti situasi yang dialami, hendaklah kita menikmati hubungan yang baik dan indah dengan Tuhan. Itulah kekuatan utama kita. Biarlah kita dituntun oleh kasih sayang-Nya. Kita berdoa untuk tetap diberikan-Nya damai dan sukacita. Kita tetap melakukan apa yang baik dan benar sesuai panggilan hidup masing-masing hingga suatu saat nanti kita bersukcita penuh pada HARI BESAR… hari kedatangan-Nya.

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan menyertai dan memberkati kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa dalam kasih-Nya,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahĂșn 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using Gemini

Comments

comments