Hai Anakku, Perhatikanlah Hikmatku

Viewed : 320 views

Amsal 5:1-2
Hai anakku, perhatikanlah hikmatku, arahkanlah telingamu kepada kepandaian yang kuajarkan, supaya engkau berpegang pada kebijaksanaan dan bibirmu memelihara pengetahuan.

Kita butuh ilmu pengetahuan untuk bisa hidup lebih nyaman dan praktis. Kita dapat mengembangkan diri. Banyak hal yang tadinya sulit menjadi lebih praktis dan mudah dengan bertambahnya ilmu pengetahuan.

Penulis Amsal mengatakan agar kita mengarahkan diri kepada pengetahuan. Buka telinga kepada kepandaian, artinya kita membuka diri kita untuk dapat memiliki pengetahuan yang berguna untuk membangun.

Bibir dipelihara untuk pengetahuan; yang dapat diartikan bahwa setelah telinga dibuka untuk masuknya ilmu pengetahuan, maka apa yang diketahui haruslah dibagikan melalui ucapan dan perkataan kita kepada orang lain. Penulis Amsal mengatakan; bibirmu memelihara pengetahuan. Jangan pelit dengan ilmu! Berbagilah!

Jika kita menggali dan menambah ilmu dan kemudian membagikannya, maka semua kita menjadi cerdas. Setelah cerdas, kita berlanjut mendaki ke tingkat yang lebih tinggi yaitu memiliki hikmat. Penulis Amsal katakan; berpegang pada kebijaksanaan. Hal ini membuat kita lebih dari sekedar cerdas otak, tetapi juga cerdas hati dan cerdas emosi. Kita memiliki pikiran lurus dan tulus.

Bagi kita yang telah percaya dan telah menerima Yesus, dari sisi rohani kitapun disuruh berubah untuk memiliki karakter Kristus untuk mejadi lebih lengkap dan semakin sempurna. Inilah sebenarnya arti dari menjadi manusia seutuhnya.

Mari kita bersama-sama bercita-cita menjadi manusia yang seutuhnya… MANUSIA PARIPURNA… dengan cerdas otak dan cerdas hati serta cerdas rohani.

Sungguh luar biasa makna Amsal 5:1-2 ini. Karena itu:
•⁠ ⁠Hafalkanlah Amsal 5:1-2!
•⁠ ⁠Renungkanlah Amsal 5:1-2!
•⁠ ⁠Lakukanlah Amsal 5:1-2!

Hiduplah dalam Amsal 5:1-2!

Selamat bekerja.
Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Illustration created using GPT-4o on Bing Image Creator

Comments

comments