Jangan Takut & lngat Apa yang Telah Dilakukan Tuhan

Viewed : 26 views

Ulangan 7:17-19
Jika sekiranya engkau berkata dalam hatimu: Bangsa-bangsa ini lebih banyak dari padaku, bagaimanakah aku dapat menghalaukan mereka? maka janganlah engkau takut kepada mereka; ingatlah selalu apa yang dilakukan TUHAN, Allahmu, terhadap Firaun dan seluruh Mesir, yakni cobaan-cobaan besar, yang kaulihat dengan matamu sendiri, tanda-tanda dan mujizat-mujizat, tangan yang kuat dan lengan yang teracung, yang dipakai TUHAN, Allahmu, untuk membawa engkau keluar.Demikianlah juga akan dilakukan TUHAN, Allahmu, terhadap segala bangsa yang engkau takuti.

Bangsa lsrael berhadapan dengan musuh di sekitarnya. Musuh mereka sangat banyak dan tampaknya kuat. Dalam keadaan seperti itu tentu mereka ingin terlepas dari ancaman musuh yang mengerikan.

Tuhan ingatkan kepada umat-Nya agar:
☆ Jangan takut. Dua kata ini selalu Tuhan ingatkan dalam situasi sesulit apapun yang dihadapi bangsa ini.
☆ lngat apa yang telah dilakukan Tuhan bagi bangsa ini dari tekanan berat bangsa Mesir. Mereka dibebaskan Tuhan dengan cara-Nya. Dengan cara yang sama, Tuhan akan memelihara umat-Nya.

Dalam hidup kita, hal yang sama diingatkan Tuhan bagi kita yaitu agar Jangan takut. Kita sering khawatir melihat situasi kita. Ada ketakutan-ketakutan dan was-was berakumulasi dari waktu ke waktu.

Di tengah-tengah situasi sulit, kita diajak untuk bersandar kepada Tuhan. Kita diingatkan akan penyertaan dan kebaikan Tuhan. Tuhan melindungi dan menjaga kita.

Tuhan sayang kepada kita. Tuhan memegang kendali sepanjang zaman. Hanya memang Tuhan juga sudah berulang-ulang mengatakan dalam firman-Nya bahwa akan ada derita. Akan ada ujian. Itulah yang sedang terjadi dan digenapi, sebab itu yang telah dikatakan-Nya.

Yang perlu dilakukan adalah:
● Tetap percaya kepada otoritas Tuhan. Jangan ragu!
● Serahkan hati dan pikiran kepada Tuhan. Dia yang mengatur semuanya!
● Tekun berdoa. Jangan sampai kita hanya khawatir saja terus.

Jangan kita hanya sibuk mengikuti perkembangan yang ada. Jangan hanya sibuk kirim kutipan-kutipan orang. Jangan sebarkan gambar-gambar menyeramkan. Jangan sibuk berdebat dengan sesama kita yang berujung perprcahan, dan sebagainya… namun kita tidak berdoa… JANGAN seperti itu!

Maksimalkan dan optimalkan apa yang dapat kita usahakan:
•⁠ ⁠Mungkin dari posisi kita dapat berbuat secara langsung… lakukan!
•⁠ ⁠Mungkin kita diberi hikmat oleh Tuhan untuk berbicara… berbicaralah dengan hikmat dan bijak!, jangan diam saja!
•⁠ ⁠Mungkin kita diberi Tuhan hikmat memberi pengaruh positif… pengaruhilah! Sebarkan damai, sebab kita adalah anak-anak Allah.
•⁠ ⁠Mungkin kita tidak memiliki daya dan tenaga apa-apa… sampaikan kepada Tuhan melalui doa. Bagaikan Musa yang bernegosiasi dengan Tuhan demi keselamatan bangsa Sodom dan Gomora, mari kita menjadi pendoa syafaat bagi teman-teman, bagi orang di sekitar kita, bagi negara dan pemimpin kita… bahkan bagi dunia ini.

Filipi 4:6-7
Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Selamat beraktivitas.
Selamat melayani.

Tuhan Yesus menjaga dan melindungi serta memberkati kita senantiasa. Amin.

Teriring salam dan doa,
Alamta Singarimbun – Bandung

Alamta Singarimbun adalah seorang Doktor dari Universitas Kyushu Jepang.Saat ini bekerja sebagai Dosen di Departemen Fisika ITB sejak tahun 1987 dan juga Dosen Agama & Etika Kristen Protestan di ITB sejak tahún 2011. Tahun 2013 ditahbiskan sebagai Pendeta Kampus (Campus Chappel) di Gereja Anglikan Indonesia. Baca selengkapnya

Comments

comments